Ketik disini

Giri Menang

NURUL HIDAYATI-GIRI MENANG

Bagikan

KENAKALAN remaja memang selalu menjadi momok. Seperti daerah lain, hal itu juga menjadi hal yang paling ditakuti warga Desa Midang, Kecamatan Gunungsari.

Tak ada yang sudi. Jika para generasi penerus harus terjerambab hal yang tak baik. Seperti halnya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, dan lainnya. Apalagi, kalau hal itu sampai mewabah.

Maka, para tetua di Midang memutar otak. Sampai kemudian mereka sampai pada sebuah rencana untuk mengontrol kegiatan remaja di luar rumah.

Peran ini kemudian diambil Pemerintah Desa Midang. a�?Kami ingin mengajak remaja berperan dalam kegiatan di desa. Bahkan, kami ingin menjadikan remaja garda depan pada semua kegiatan desa,a�? kata Kepala Desa Midang Ahmadi pada Lombok Post kemarin (30/7).

Maka, para pemuda itu pun disiapkan kesibukan. Aneka macam rupanya. Antara lain kebudayaan, keagamaan, alam, dan sosial. Sasaran kegiatan memang menyasar pada usia remaja dari 15 tahun hingga 35 tahun ke bawah. a�?Ini juga wadah untuk silaturahmi antar remaja,a�? terangnya.

Berbagai macam kegiatan yang digelar oleh remaja seperti barzanzi atau selakaran, sepak bola kampung, gotong royong, dan kegiatan unggulan desa oleh remaja yang setiap tahun digelar adalah lintas alam.

a�?Pengembangan seni budaya oleh remaja ini untuk mengangkat budaya yang hampir punah. Dengan kegiatan ini kami ingin melestarikan budaya dengan menggandeng remaja untuk menjaga seni budaya ini,a�? ujarnya.

Kegiatan keagamaan remaja dimaksudkan untuk menguatkan remaja dari segi agama. Kegiatan keagamaan langsung dipimpin peghulu desa. a�?Ini bisa menekan gesekan antar pemuda dengan pembekalan agama,a�? terangnya.

Ahmadi menerangkan satu kegiatan yang menjadi unggulan kegiatan remaja di Desa Midang adalah lintas alam yang digelar setiap tahun. Kegiatan ini bisa diikuti peserta umum baik dari Lobar atau luar Lobar. Kegiatan ini bisa merangkul peserta hingga 500 orang.

Bayangkan saat ramai bisa terbentuk lebih dari 150 kelompok yang terdiri lima peserta. Pihak desa sangat mengapresiasi kegiatan remaja yang satu ini, bahkan kecamatan sangat mendukungnya.

Ia mengatakan kegiatan yang mengedepankan remaja bertujuan membentuk jiwa kepemimpinan remaja agar memiliki landasan keimanan yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian.

Dengan melibatkan remaja dalam segala kegiatan desa sebagai upaya untuk mengantisipasi para pelajar dari permasalahan remaja seperti pergaulan bebas. a�?Sebenarnya ini juga suatu bentuk atas keprihatinan pihak desa terhadap kondisi remaja saat ini seperti maraknya pergaulan bebas, narkoba, dan kenakalan remaja,a�? ujarnya. (r12/*)

Komentar

Komentar