Ketik disini

Tanjung

Pemkab Loyo Atasi Tanah Telantar

Bagikan

TANJUNG – Puluhan hektare lahan yang ada di berbagai lokasi di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, ditelantarkan investor.

Langkah penelantaran ini dipastikan kerugian bagi daerah. Itu sebabnya, pemerintah daerah diminta menindak tegas investor yang tak serius.

a�?Ada puluhan hektare lahan terlantar yang sampai saat ini belum difungsikan pemiliknya yang rata-rata para investor,a�? kata Kepala Desa Malaka H Ichwan pada Lombok Post, kemarin (31/7).

Dia mengatakan, dengan kondisi seperti ini secara tidak langsung berarti tidak memberikan manfaat apa-apa. Dan rata-rata tanah tersebut hanya sekedar diberikan tanda dimiliki tanpa ada bangunan di atasnya.

Diduga tanah tersebut dibeli spekulan tanah yang nantinya berharap tanah tersebut akan dijual lagi dengan harga yang tinggi. Sekitar tahun 90-an saat parawisata NTB sedang ngetop kata dia, banyak yang membeli tanah mulai dari kawasan Senggigi, Lombok Barat sampai ke kawasan Lombok Utara.

Namun, saat pariwisata meredup, aksi borong lahan pun juga mulai meredup pula. a�?Ahirnya ini berimbas pada lahan yang cukup luas di Utara Lombok termasuk di Malaka yang tidak dapat dimanfaatkan sampai sekarang,a�? imbuhnya.

Sementara itu salah seorang anggota DPRD Lombok Utara HM Arsan sangat menyayangkan banyaknya lahan yang ditelantarkan para investor.

a�?Solusinya pemerintah harus tegas terhadap pemiliknya. Kalau lahannya tidak dimanfaatkan sampai puluhan tahun kan dapat di ambil alih oleh negara,a�? katanya.

Tiadanya aktivitas di atas lahan tersebut membuat fungsi lahan yang bersifat sosial menjadi hilang. Sebab, andai dimanfaatkan pemiliknya dengan membangun fasilitas usaha, tentu akan berkontribusi pada pemerintah daerah, dan juga pada masyarakat sekitar. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *