Ketik disini

Metropolis

Datang dari Jawa, Bawa Modal Puluhan Juta

Bagikan

Bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan. Di bulan ini, warga memasang bendera di rumah maupun kantornya. Tak heran, kebutuhan akan bendera meningkat. Aktivitas ini membuka peluang bagi pedagang bendera untuk meraup untung.

***
Seperti biasa, memasuki Bulan Agustus, sejumlah penjual bendera merah putih bermunculan. Mereka bahkan ada yang sudah berjualan sejak pertengahan bulan lalu.

a�?Masuk bulan Agustus, pembeli tambah banyak,a�? terang Wily, salah seorang pedagang yang berjualan di jalan Pendidikan, tepatnya dekat kampus IAIN Mataram.

Pria yang mengaku mahasiswa Universitas Padjajaran Bandung ini mengutarakan, ia selalu berjualan bendera di Mataram setiap tahun. Pasalnya, permintaan bendera di Kota Mataram cukup banyak. Selama sebulan berjualan bendera, ia mengaku keuntungan bersih yang bisa didapatkan mencapai Rp 3 hingga Rp 7 juta. Nantinya keuntungan tersebut digunakan untuk biaya kuliah.

“Mumpung libur kuliah, makanya saya bantu paman berjualan,” tuturnya.

Sejak 16 Juli lalu, Willy dan pamannya datang dari Bandung menggunakan angkutan umum dengan menempuh perjalanan selama tiga hari. Ia membawa barang bendera senilai 50 juta rupiah menggunakan karung. Kemudian di Mataram ia dan pamannya mencari kontrakan yang bisa disewa untuk sebulan.

“Saya tinggal di Akasia Monjok,” akunya dengan logat Sunda.

Bendera ini kemudian dijual Wily bersama pamannya dari harga Rp 25 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung ukuran. Mataram dipilih sebagai tempat jualan karena dianggap belum terlalu banyak pesaing. Berbeda dengan Pulau Jawa yang menurutnya terlalu banyak pesaing, sehingga membuat harga bendera anjlok.

“Kalau di Mataram yang jual bendera paling hanya di sejumlah titik saja. Kalau di Jawa jarak beberapa meter sudah ada pedagang bendera,” tutur Wily.

Antusias masyarakat Kota Mataram merayakan hari kemerdekaan memang cukup tinggi. Banyak kegiatan yang digelar untuk menyambut hari kemerdekaan. Mulai lomba yang digelar antarkampung, hingga perayaan yang dilakukan komunitas tertentu.

Alhasil, tingginya antusiasme masyarakat menyambut kemerdekaan ini membuat pernak-pernik kemerdekaan, terutama bendera merah putih laku keras. Inilah yang membuat banyak pedagang bendera bermunculan, berusaha menangkap peluang tersebut.

Sejumlah pedagang bendera mengungkapkan, pengalaman tahun sebelumnya, puncak penjualan bendera biasanya mulai dari tanggal 7 hingga 18 Agustus. Meski pelaksanaan puncak hari kemerdekaan jatuh pada tanggal 17 Agustus, rangkaian kegiatannya bisa berlangsung hingga 20 Agustus. (HAMDANI WATHONI)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *