Ketik disini

Tanjung

Belanja Pakai Upal di Trawangan, Bohari Dibui

Bagikan

TANJUNG – Entah apa yang ada di pikiran Bohari, warga Dusun Bintaro Jaya, Kecamatan Ampenan. Dia nekat membelanjakan uang palsu saat berada di Gili Trawangan, Sabtu dinihari, sektiar pukul 02.00 Wita.

Pria 37 tahun ini, tertangkap basah saat membelanjakan uang palsu di Sama-Sama Bar. Aksi Bohari tersebut diketahui kasir bar, Ramdan.

Saat itu pelaku membayar dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 sebanyak dua kali. a�?Saksi (Ramdan) curiga dengan uang yang diterima dari pelaku. Setelah diperiksa seksama ternyata uang tersebut palsu,a�? ujar Agus Panjanu, kepala security island.

Sebelum aksinya diketahui, pelaku yang bekerja freelance di Gili Trawangan tersebut sempat membelanjakan satu lembar uang sejenis untuk membeli sebotol bir seharga Rp 25 ribu. Kemudian tidak lama, pelaku kembali membeli bir dengan uang pecahan 100 ribu yang lain.

Setelah kasir melihat nomor seri dua uang yang diberikan pelaku ternyata sama. Saksi langsung melapor ke security island. Tidak berapa lama, pelaku pun akhirnya ditangkap dan digiring ke pos security island. a�?Saat pelaku digeledah ternyata masih ada dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang juga palsu,a�? ungkapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Lobar AKP Sidik Pria Mursita membenarkan persitiwa tersebut. Pelaku dibawa pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 Wita ke Polsek Pemenang untuk diproses. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dilimpahkan ke Polres Lobar untuk penanganan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Sidik mengatakan selain menyita barang bukti uang palsu, polisi juga mengamankan barang bukti uang asli pecahan Rp 50 ribu dan Rp 10 ribu yang ditemukan dari dompet Bohari. a�?Pelaku dijerat pasal 36 ayat 3 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun,a�? terang Sidik.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya masih mendalami dari mana pelaku mendapatkan uang palsu tersebut. a�?Kita sedang dalami dari mana asal UPAL ini,a�? pungkasnya. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *