Ketik disini

Metropolis

Gubernur Silaturrahmi dengan Keluarga Bima

Bagikan

MATARAM – Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, kemarin mengeglar silaturahmi dengan Rukun Keluarga Bima. Pertemuan silaturahmi di Gedung Graha Bhakti Praja kompleks kantor gubernur itu sekaligus juga ajang halalbihalal RKB.

Rukun Keluarga Bima (RKB), merupakan perkumpulan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat Bima yang ada di Mataram dan di Pulau Lombok.

Turut hadir pada saat itu, Sekretaris Daerah NTB H Muhammad Nur, Danrem 162/WB Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, unsur pimpinan dan anggota DPRD NTB, tokoh agama dan tokoh masyarakat Bima serta sejumlah Kepala SKPD.

Dalam sambutannya, gubernur mengajak masyarakat benar-benar memerhatikan sumber makanan dan asupan sehari-hari. Karena, menurut orang nomor satu di NTB ini, apapun makanan yang dikonsumsi diyakini akan berdampak langsung pada pembentukan karakter dan jiwa.

“Perbaiki makanan kita. Hal ini memang sangat sederhana. Namun, memiliki dimensi luas bagi kehidupan kita,” ujar gubernur.

Lalu bagaimana cara memperbaiki kualitas makanan itu? Gubernur yang juga ulama kharismatik itu mencontohkan dengan menata betul pola-pola dalam mencari rezeki.

Kemudian, memastikan bahwa apa yang dikonsumi merupakan produk yang baik dan halal. Baik itu dari segi mendapatkannya maupun cara mengonsumsinya.

Ditegaskan, rumusan sederhana untuk memperhatikan dan memperbaiki kualitas makanan yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari tersebut akan berdimensi sosial dan keumatan.

Itu artinya, lanjutnya, apabila suatu umat, bangsa dan negara menciptakan pola produksi dan konsumsi yang baik, kemudian juga bertransaksi melalui pola bermuamalah sesuai dengan tuntunan agama. Maka akan mengandung keberkahan bagi umat. “Tidak ada lagi pola transaksi yang manipulatif bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, gubernur juga menyampaikan harapan agar seluruh warga masyarakat NTB, khususnya warga Mbojo lebih mencintai agama dan tanah kelahirannya. Yaitu dengan terus menanamkan niat yang baik dalam setiap konteks kehidupan. (kus/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *