Ketik disini

Giri Menang Headline

Izin Gudang Pupuk, Usahanya Olah Rokok

Bagikan

GIRI MENANG – Persoalan izin yang tak beres di Lobar tak pernah ada habisnya. Kali ini, DPRD mencium perusahaan yang belum berizin tapi sudah beroperasi. Bahkan, ada pula perusahaan yang menyalahgunakan izin.

Seperti perusahaan yang ada di Kediri. Menurut anggota dewan Nurul Huda, ada perusahaan roti yang sudah beraktivitas tapi belum memiliki izin. a�?Adaa�Za�� pabrik roti di Kediri, kok adaa�Za�� belum adaa�Za�� izin tapi beroperasi,a�? katanya, kemarin(9/8).

Selain itu, perempuan berjubah ini mengaku menemukan juga pabrik rokok yang belum berizin. Anehnya, perusahaan tersebut mengantongi izin gudang pupuk, tapi aktivitas mereka mengolah rokok. a�?Izin gudang pupuk, namun aktivitasnya pabrik rokok. Inikan aneh,a�? jelasnya.

Seharusnya, kata dia, perizinan lebih jeli dalam memelototi keberadaan perusahaan yang tak berizin dan menyalahgunakan izin ini. Ia menuding, keberadaan perusahaan itu sama hal dengan pembiaran. a�?Kalau tidak ditertibkan, ini akan membuat pajak bocor,a�? ujarnya.

Sementara, anggota dewan lain Jamhur mengemukan persoalan yang sama. Ia menungkapkan, adaa�Za�� perusahaan yang tiap hari beroperasi tapi tidak memiliki identitas.

a�?Saya dapat laporan dari warga, ada perusahaan tanpa nama. Tiap hari beroperasi. Apakah sudah punya izin atau tidak?a�? tanya dia.

Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) H Adyah Utama tidak menampik banyaknya usaha yang belum mengurus izin. Ia menegaskan, pihaknya akan mengecek keberadaan perusahaan yang belum berizin itu bersama tim pengendali. a�?Kami akan cek izinnya nanti,a�? janjinya.

Ia menjelaskan, banyak usaha yang sifatnya tidak diwajibkan mengurus izin. Seperti usaha-usaha kecil. Karena selama ini, para pengusaha hanya mengurus izin untuk kepentingan peminjaman uang kepada bank.

a�?Kalau adaa�Za�� perda yang mewajibkan usaha kecil harus punya izin, itu sangat bagus. Tapi, sekarang belum ada kewajiban yang mengaturnya,a�? katanya. (jlo/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *