Ketik disini

Bima - Dompu

Abbas Polisikan Wahyudin

Bagikan

BIMA – Ketua DPD Golkar Kabupaten Bima kubu Agung Laksono, Wahyudin resmi dilaporkan ke Polisi. Senin, (10/8) kemarin Penasehat Hukum (PH) H Ahmad Abbas, Muhajirin menyampaikan laporan ke Polres Bima Kabupaten.

Muhajirin didampingi dua orang keluarga H Ahmad Abbas. Mereka melaporkan dugaan kecurangan dan penipuan Wahyudin sebagai mantan patner koalisi H Ahmad Abbas.

a�?a��Kita sudah sampaikan laporannya kepada pihak kepolisian,a��a�� ungkap PH H Ahmad Abbas, Muhajirin pada Lombok Post Group (Radar Tambora) di Polres Bima Kabupaten, kemarin(10/8).

Kata dia, kasus tersebut bermula dari kesepakatan kliennya dengan Wahyudin untuk berpasangan menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Bima. Wahyudin sebagai Ketua DPD Golkar Kubu Agung Laksono memberikan kepastian pada kliennya untuk maju bersama.

a�?a��Kesepakatan ini terjadi sekitar tanggal 24 Juli 2015. Wahyu meminta sejumlah uang dengan jaminan akan meloloskan dan mengurus SK pengusungan Ahmad Abbas,a��a�� urainya.

Awalnya Wahyudin meminta uang sebesar Rp xxx juta. Uang itu dikirim lewat rekening atas nama anak terlapor. a�?a��Uang dikirim tanpa kwitansi karena rasa saling percaya,a��a�� katanya.

Sementara yang kedua, sekitar tanggal 11 Juli 2015 terlapor meminta lagi uang sebesar Rp xx juta. Dengan syarat tidak memberikan dukungan atau membantu pasangan calon Indah Damayanti Putri dan Dahlan HM Nor (IDP). Selain itu, terlapor juga pernah bersumpah dihadapan H Ahmad Abbas dan tim-tim pemenangan untuk tetap solid apapun yang terjadi.

a�?a��Tapi nyatanya terlapor tetap saja memberikan dukungan kepada pasangan IDP. Klien saya ditipu dan diperas,a��a�� terangnya.

Menurut dia, perbuatan terlapor merupakan bentuk tindakan kecurangan dan kejahatan politik. Karena itu dia meminta agar supremasi hukum bisa ditegakan. a�?a��Kita hanya menuntut penegakan hukum. Klien saya sudah jelas ditipu dan terjadi kejahatan politik,a��a�� ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten AKP Rhemmi Bheladona SH mengaku sudah menerima laporan dari H Ahmad Abbas. “Kita sudah terima berkas laporannya. Kita akan teliti dulu,a��a�� jelasnya.

Kasat menegaskan, laporan tersebut tetap disikapi serius. Tapi semua laporan harus diteli dan dipelajari agar bisa memanggil pihak-pihak terkait. a�?a��Nanti kita akan tindak lanjuti,a��a�� pungkasnya. (dam/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *