Ketik disini

Giri Menang

ISLAMUDDIN-GIRI MENANG

Bagikan

DALAM banyak kesempatan, pengelola Pasar Seni Sesela memang menyuguhkan atraksi tambahan bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke sana.

Sehingga, selain untuk membeli aneka kerajinan dan oleh-oleh khas daerah, para wisatawan bisa datang untuk pula menikmati suguhan atraksi budaya. Yang paling kerap disuguhkan adalah atraksi peresean.

Yang terbaru. Pasar Seni Sesela rupanya bakal dijadikan pula arena pergelaran bagi para pepadu. Spanduk berisi promosi sudah dipajang di pintu masuk pasar yang berlokasi tepat depan Kantor Desa Sesela. “Memang sering diadakan peresean di sini,” ujar salah seorang warga Sesela, Rudi.

Ia menuturkan, pertunjukan budaya peresean memang sengaja dibuat. Langkah itu dibuat untuk memikat para pengunjung dan wisatawan asing.

“Pertunjukan peresean bagian dari magnet pasar seni Sesela, disamping jualan kerajinan tangan,” tuturnya.

Halaman pasar seni menjadi panggung sederhana dalam pertunjukan adat sasak itu. Tiap kali digelar, pengunjung membludak. Tidak hanya warga lokal, tapi wisatawan asing yang berlibur ke Lombok pun berdatangan.

Menurut Rudi, kegiatan tersebut tidak rutin. Jika ada‎ tamu-tamu penting atau rombongan turis, pengelola pasar Seni selalu mengadakan peresean. “Ini bagian mempromosikan budaya kita di sini, sekaligus promosi pasar seni,” ujarnya.

Sajian peresean dianggap mampu menarik minat wisatawan. Apalagi Desa Sesela sudah melekat sebagai kampung budaya. Otomatis, pertunjukan berbau kesenian dan adat harus tetap terjaga. ”Selain dikenal ada kampung seninya, Desa Sesela juga ada kampung budaya. Jadi, suasana seni disini tetap dijaga,” akunya.

Ia berharap pertunjukan seni bisa dijadikan agendakan rutin di Pasar Seni. Karena, gelaran budaya ini dapat meningkatkan animo masyarakat maupun wisatawan. ”Pertunjukan seni di sini musiman. Kalau bisa dibuat rutin saja. Itu lebih menarik,” harapnya. (*)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *