Ketik disini

Metropolis

Jaga Kondusifitas Mataram

Bagikan

MATARAM -A�Mantan Wali Kota Mataram H Lalu Mudjitahid berpesan pada Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani agar bisa menjaga kondusifitas Kota Mataram. Sebagai kepala daerah yang baru, Hj Selly bertanggungjawab menjaga keamanan dan ketertiban ibukota Provinsi NTB ini.

a�?Penjabat Wali Kota menjalankan roda pemerintahan agar aparat berfungsi sebagai pelayan masyarakat dalam segala urusan,a�?ujarnya, kemarin (8/10).

Ia melanjutkan, meskipun statusnya Penjabat Wali Kota, namun Selly memiliki kewenangan penuh dalam pemerintahan. Hal tersebut sudah diatur dalam UU. Penjabat berwenang mengambil kebijakan. Misalnya saja mengenai anggaran pembangunan. Pemerintahan tidak boleh berhenti karena merupakan satu sistem dalam pembangunan.

a�?Jadi, ia harus melanjutkan pembangunan semua program yang sudah ada,a�? jelas pria yang akrab disapa Mamiq Muji ini.

Terkait anggapan Penjabat Wali Kota Mataram bermuatan politik, ia menilai hal tersebut merugikan diri sendiri. Dampaknya akan sangat terasa pada karir penjabat di masa depan.

Sebagai penjaba, lanjut Mamiq Muji, Hj Selly harus menunjukkan kemampuan sebaik mungkin. Melalui kesempatan tersebut, ia harus menunjukkan bahwa ia mampu memimpin semua masyarakat. bukan hanya untuk satu kelompok kepentingan,partai maupun golongan tertentu. Jika ia berhasil jadi penjabat, maka tidak menutup kemungkinan dipilih menjadi pemimpin.

a�?Sekarang kan masyarakat yang milih,a�? katanya

Muji menambahkan, penjabat memiliki kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahan. Sama seperti wali kota definitif. Hal tersebut disebabkan oleh pilkada langsung. Berbeda dengan Plt di luar pilkada yang hanya memiliki wewenang terbatas. Plt tersebut dibatasi karena bupati masih ada.

a�?Sambil menunggu pilkada, UU mengatur Plt ditunjuk dengan kewenangan penuh,a�?ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan keuangan pun tidak boleh mandek. Meski hanya sebagai penjabat, pembayaran gaji tidak boleh terlambat. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada kinerja pegawai.

Menurut tokoh Majelis Adat Sasak (MAS) ini, momen saat ini merupakan kesempatan bagi Hj Selly menjadi membuktikan diri. Sehingga suatu hari nanti, tidak hanya menjadi penjabat, namun dapat menjadi pemimpin definitif. Hal tersebut tidak akan membedakan meskipun ia seorang perempuan. Tidak ada permasalahan gender sebab yang menentukan adalah kualitas kinerja.

a�?Lihat siapa kabinet Jokowi yang paling menonjol. Kabinetnya ibu Susi,a�? pungkasnya. (cr-fer/r7)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys