Ketik disini

Politika

KPU Bima Siap Hadapi Gugatan Hukum

Bagikan

MATARAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima masih kokoh pada pendiriannya untuk menerima pasangan Indah Damayanti Putri–Dahlan. Pasangan ini mendapat dukungan dua kubu Partai Golkar.

Ketua KPU Kabupaten Bima Siti Nursusilawati mengatakan, keputusan mengakomodasi pasangan Indah–Dahlan sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Dia membantah jika pihaknya melanggar aturan terkait keputusan itu. “Nggak ada yang kami langgar. Itu sesuai dengan PKPU karena pasangan tersebut mendapat dukungan baik dari kubu Ical maupun kubu golkar Agung Laksono,” tegas Nursusilawati kepada wartawan usai menghadiri pelantikan penjabat Bupati Bima H Bachruddin dan penjabat Walikota Mataram Hj Putu Selly Andayani di Kantor Gubernur NTB kemarin (10/8).

Dia mempersilahkan pihak yang merasa dirugikan atas keputusan KPU Bima tersebut untuk menempuh jalur hukum. Menurut dia, ada mekanisme yang seyogyanya ditempuh warga negara dan sesuai dengan perundang-undangan.

Dikatakan, tidak ada unsur apapun terkait penerimaan pasangan Indah–Dahlan. Nursusilawati juga bergeming dengan berbagai tudingan dan dugaan yang diarahkan kepada KPU Kabupaten Bima. “Silahkan saja, kami sudah biasa dituding macam-macam. Tapi yang jelas keputusan kami sesuai dengan koridor undang-undang,” ungkap dia.

Beragam dugaan muncul setelah pasangan ini terakomodasi sebagai calon Bupati dan calon Wakil Bupati Bima. Terlebih, H Ahmad Abbas yang merupakan bakal calon Bupati Bima terlebih dahulu memperoleh Surat Keputusan (SK) dari Partai Golkar kubu Agung Laksono.

KPU Kabupaten Bima sangat mengapresiasi langkah H Ahmad Abbas yang menempuh jalur hukum. Pihaknya pun siap untuk menghadapi gugatan hukum dari Ahmad Abbas. “Ya semestinya memang menempuh jalur hukum ketimbang mengerahkan masa kan,” tandas Nursusilawati. (tan/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *