Ketik disini

Politika

Rakorwil, Perindo Solidkan Barisan

Bagikan

MATARAM – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) NTB mulai merapatkan barisan. Partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini menggelar rapat koordinasi wilayah, selama dua hari sepanjang 9-9 Agustus 2015. Rakorwil dihadiri seluruh ketua dan sekretaris DPD Partai Perindo kabupaten/kota se-NTB.

“Rakorwil ini sebagai pematangan pembentukan struktur organisasi untuk menjadi partai yang modern,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo NTB HM Izzul Islam kepada Lombok Post, kemarin (10/8).

Perindo sebagai partai baru kata Izzul, tentunya dapat mewakili aspirasi politik yang belum tertampung di partai lain. Partai baru yang dapat menampung gagasan-gagasan yang tidak tertampung oleh partai lain. Sehingga, bisa dikatakan Perindo mewakili unsur masyarakat yang belum terwakili.
“Menjadi partai modern memang suatu tantangan untuk kami. Tapi dengan melihat potensi yang ada di Perindo, kami yakin mampu menjadi partai modern bukan konservatif,” ujarnya.

Dengan mengusung perpaduan antara partai berbasis massa dan kader, Perindo yakin akan menjadi partai besar dan partai pemenang di setiap pemilihan umum. Tak kecuali di NTB. Pembentukan struktur dan infrastruktur yang sudah lengkap di setiap kabupaten/kota, menjadi modal penting Perindo untuk menang di setiap pemilihan.

“Hingga saat ini, untuk DPD tiap kabupaten/kota, seluruh infrastruktur dan struktur organisasi partai sudah 100 persen. Sedangkan di tingkat kecamatan, perkembangannya telah mencapai 75 persen,” ungkap Izzul.

Sebagai partai modern, Perindo tentunya sudah menyiapkan cara-cara berbeda dalam merekrut kader maupun simpatisan partai. Partai Perindo telah menyiapkan sistem berbasis teknologi.

Dimana para calon kader maupun simpatisan, tidak perlu datang ke kantor, cukup daftar melalui internet, di situs-situs partai Perindo, maka sudah bisa tercatat sebagai kader dan simpatisan Perindo. “Cukup daftar lewat online saja,” katanya.

“Saat ini jumlah anggota yang tercatat secara resmi dengan Kartu Tanda Anggota itu sebanyak 6.000 lebih,” ungkapnya. Sedangkan yang sudah daftar tapi masih belum dapat KTA, itu hampir mencapai 20.000 orang. Sebagian besar mendaftar dengan cara online,” ungkapnya. (cr-dit/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *