Ketik disini

Selong

Rp 200 Miliar Untuk Sampah Lotim

Bagikan

SELONG – Kantor Kebersihan dan Tata Kota (KKTK) Selong, Lombok Timur (Lotim) mengklaim bantuan Rp 200 Miliar dari Jerman sudah dalam genggaman. Kendati belum ada pengumuman resmi, bantuan untuk penanggulangan sampah itu dipastikan tak akan berpindah ke kabupaten lain.

a�?a��Bantuannya sudah di tangan, sekarang sedang proses,a�? klaim Kepala KKTK, Selong, H Ridatul Yasa.

Kepada Lombok Post ia menjelaskan keyakinannya itu diperoleh langsung dari informasi lembaga donor tersebut. Dengan anggaran itu, Lotim mendapatkan program Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Nantinya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Ijo Balit akan disulap menjadi kawasan pengolahan sampahA� modern. Sampah yang masuk ke kawasan itu tak akan sekadar ditumpuk seperti saat ini. Akan tetapi ada pengolahan yang dilakukan untuk mengurangi jumlah akhir sampah yang masuk ke area itu.

a�?a��Diberlakukan semacam 3R di sana,a�? jawabnya dengan sumrinngah.

Bahkan sampah sisa juga masih diolah menjadi briket sampah. Sama halnya dengan briket batu bara, briket sampah digunakan untuk bahan bakar alternatif. Dalam rencananya, briket itu bisa dipakai oleh para petani tembakau untuk mengoven tembakau mereka.

a�?a��Bahan bakar omprongan itu jadinya,a�? kata Ridatul Yasa.

Hal itu sesuai dengan rencana awal yang sempat disebutkan Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin. Ia pernah mengatakan dengan pembuatan briket itu diharap bisa mengatasi persoalan bahan bakar yang selalu dihadapi petani tembakau setiap tahunnya.

Bahkan akibat kurangnya bahan bakar, sejumlah tindak kejahatan terjadi. Mulai dari penyelundupan minyak tanah subsidi dari Sumbawa, penimbunan elpiji tiga kilogram yang berdampak pada kelangkaan bagi rumah tangga, hingga penebangan kayu yang menjadi-jadi. a�?Briket ini kita harap jadi solusinya,a�? kata Haerul beberapa waktu lalu. (yuk/r14)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *