Ketik disini

Catatan Redaksi

Truk Semen Terjun Ke Jurang Pusuk

Bagikan

TANJUNG – Diduga akibat rem blong, truk pengangkut semen terjun ke jurang sedalam 50 meter di kawasan Pusuk, tepatnya di Gunung Malang, Dusun Bentek, Desa Malaka, Pemenang. Kejadian nahas tersebut terjadi siang bolong.

Salah seorang saksi mata, Ismali mengatakan, truk tersebut melaju dari arah Mataram menuju Pemenang.

Kemudian saat melintas di jalan yang menurun, truk diduga mengalami rem blong sehingga sopir tidak bisa mengendalikan truknya. ”Sempat terguling dulu 3 kali baru jatuh ke jurang,” ujarnya pada koran ini kemarin (10/8).

Ditambahkannya, saat itu sopir yang ada di dalam truk tidak sempat melompat sehingga ikut terjatuh ke dalam jurang.

”Warga langsung menolong dibantu sopir truk lain yang melintas,” katanya.Kejadian seperti ini menurut Ismail memang kerap terjadi di wilayah tersebut. Kondisi jalan yang menurun dan ada tikungan tajam menyebabkan sopir kendaraan sulit untuk mengendalikan kendaraannya. ”Sudah sering kejadian di sini. Mungkin karena jalannya yang turunan sama ada tikungan,” katanya.

Proses evakuasi sopir dan buruh pun berlangsung selama satu jam menggunakan tali. ”Waktu kita tolong, kondisi sopir yang paling parah. Dia terjepit tetapi bisa dikeluarkan,” ujar Nuralim salah seorang warga yang membantu mengevakuasi korban.

Setelah berhasil dinaikkan, sopir beserta tiga buruh langsung dibawa ke puskesmas Pemenang untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Kuswanto dari PT Saka Agung yang ditemui di lokasi menjelaskan, truk saat itu membawa semen sebanyak 250 zak untuk diantarkan ke lokasi proyek. ”Mau dibawa ke Tanjung,” katanya singkat.

Pantauan koran ini, di lokasi kejadian tampak muatan semen tercecer di dekat lokasi truk jatuh. Badan truk terlihat ringsek di bagian depan. Selain itu, akibat peristiwa ini arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat disebabkan warga berhenti di pinggi jalan dan ingin menyaksikan kecelakaan tunggal tersebut.

Terpisah, Kapolsek Pemenang AKP Dewa Made Oka Supartha menjelaskan, dari empat korban yang sudah dievakuasi kondisi sopir Dedi Sulaiaman, 30 tahun asal Bengkel yang paling parah sehingga harus dirujuk ke rumah sakit Mataram. ”Sopir mengalami patah tulang di kaki dan luka parah di pinggang sehingga harus dirujuk,” katanya.

Sedangkan tiga buruh yang ikut dalam truk tersebut yakni Imran, 25 tahun asal Narmada, Jumadil, 18 tahun asal Narmada, dan Yudi, 25 tahun asal Narmada mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di Puskesmas Pemenang. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *