Ketik disini

Kriminal

Kejaksaan Bentuk Tim Penyelidik

Bagikan

MATARAM – Kasus dugaan APBD ganda Kota Mataram terus didalami Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB. Setelah pengkajian dan telaah dilakukan, Kejati kini membentuk tim yang bertugas menyelidiki kasus tersebut.

a�?Sudah ada tim penyelidik untuk kasus ini,a�? kata Asisten Pidana Khusus Kejati NTB Suripto Irianto, kemarin (11/8).

Menurutnya, dalam kasus APBD ganda ini, berdasarkan petunjuk dari Kejati NTB dan laporan-laporan yang masuk, akan dilakukan penyelidikan. Dalam proses penyelidikan ini, tentunya tim penyelidik akan mengumpulkan bahan. Utamanyayang terkait dengan kasus dugaan tersebut. a�?Ini kan masih proses penyelidikan, jadi materinya tidak bisa kami sampaikan,a�? imbuh Suripto.

Kejati berjanji akan bertindak profesional dalam setiap perkara yang ditangani, terlepas dari siapa pihak yang melaporkan kasus tersebut. Penyelidikan yang akan dilakukan Kejati NTB, akan menentukan apakah layak atau tidak perkara tersebut dinaikkan ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yaitu penyidikan.

Jika ada fakta yang ditemukan oleh penyelidik terkait dengan tindakan pidana, maka bisa dinaikkan ke penyidikan. a�?Kalau tidak terdapat indikasi pidana, tentu kasusnya tidak akan bisa kita lanjutkan ke penyidikan,a�? ungkapnya.

Sebelumnya, kasus dugaan ABPD ganda Kota Mataram bermula dari laporan Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rachmat Hidayat tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam APBD Kota Mataram tahun 2015, ke Kejaksaan Tinggi NTB pada Juli lalu.

Dalam laporan tersebut, disebutkan APBD Kota Mataram yang pertama sifatnya resmi, karena sudah dibahas dan disetujui bersama oleh pemda dan DPRD serta telah disampaikan ke gubernur, dengan nilai mencapai Rp1,104 triliun. Sedangkan versi kedua nilainya mencapai Rp1,117 triliun.(cr-dit/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *