Ketik disini

Metropolis

Kependudukan Perlu Masuk Kurikulum

Bagikan

MATARAM – Kependudukan merupakan masalah yang komplek. Tidak hanya sebatas mengkampanyekan alat kontrasepsi dan pentingnya masyarakat ber-KB saja.

Ketua Tim Penggerak PKK NTB Hj Erica Zainul Majdi menilai materi soal kependudukan perlu untuk dijadikan kurikulum di jenjang sekolah menengah yakni SMP dan SMA.

a�?Perjuangan kita di kependudukan lebih dari sekedar mengkampanyekan manfaat dari alat KB dan pentingnya masyarakat ber-KB,a�? kata Erica saat membuka Seminar Kependudukan dan Bonus Demografi di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, kemarin (11/8).

Itu sebabnya, dia mengusulkan agar anak-anak di SMP dan SMA sudah mulai harus belajar mengenai kependudukan.

First Lady NTB tersebut menekankan pentingnya kependudukan menjadi bagian dari kurikulum yang wajib di setiap institusi pendidikan. Karena kependudukan bukan semata membatasi jumlah anak saja, tapi jauh lebih esensial dari itu.

Dalam seminar yang diikuti oleh 150 orang peserta yang terdiri dari berbagai unsur tersebut, Erica juga menaruh harapan agar BKKBN NTB dapat lebih memberikan kontribusi. Terutama dalam mentransfer pengetahuan tentang kependudukan kepada masyarakat.

Lebih lanjut lagi, Erica mengharapkan kontribusi dari berbagai profesi dalam mensosialisasikan ilmu kependudukan dan BKKBN. Sehingga, suatu saat, kependudukan dapat menjadi kapital yang menguntungkan bagi daerah dan bangsa.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat Wemdi yang turut memberikan sambutan menaruh harapan agar Pemerintah Daerah se-NTB dan pemangku kepentngan lain dapat bahu-membahu membuat rancangan dan strategi dalam masalah kependudukan dan bonus demografi ini.

a�?Semoga Pemda NTB bisa membuat rancangan strategi bagaimana menghadapinya mulai dari sekarang,a�? ucap Wemdi. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *