Ketik disini

Giri Menang

Perpanjangan Izin Hotel Terlalu Mahal

Bagikan

GIRI MENANG – DPRD Lobar kembali menyoal sektor perizinan. Mereka mengendus permainan dalam penarikan biaya perpanjangan izin hotel.

Anggota DPRD Lobar Nurhidayah mengaku, ada pengusaha hotel yang mengeluhkan biaya perpanjangan izin hotel. Biaya yang dikeluarkan mereka sama besar dengan mengurus izin baru.

a�?Saya dapat keluhan pengusaha hotel di Senggigi. Apakah ada perbedaan izin baru hotel dengan izin perpanjangan,a�? kata politisi Gerindra ini, kemarin.(11/8)

Ia membeberkan, ketika mengajukan perpanjangan izin hotel, pengusaha dibebani tarif yang sama dengan pengajuan izin baru. Seharusnya, kata dia, perizinan memperjelas besaran biaya, supaya tidak membingungkan para pengusaha.
a�?Pengusaha dibuat bingung, tiba-tiba tarifnya naik,a�? bebernya.

Untuk itu, dia meminta kepada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) memperbaiki sistem, terutama dalam penerbitan izin. Begitu pula dengan biaya-biaya setiap pengajuan izin usaha dan perpanjangan izin. a�?Kami minta perizinan bisa menjelasakan adanya kesamaan tarif izin ini,a�? pintanya.

Sementara, Sekretaris BPMP2T H Adyah Utama menjelaskan, belum mengetahui persoalan tersebut. Kendati demikian, dia menegaskan, biaya izin baru dengan perpanjangan izin berbeda.

a�?Izin hotel hanya sekali saja. Izin usaha itu yang diperpanjangan. Biayanya akan beda. Yang jelas izin perpanjangan usaha itu lebih rendah,a�? katanya.

Mengenai adanya kesamaan biaya izin baru dan perpanjangan izin itu, Adyah tidak mengetahui pasti. Kemungkinan, sambung dia, itu hanya ulah oknum-onum tertentu. a�?Soal adaa�Z amplop, kami tidak tahu. Mungkin, oknum yang melakukan pungli,a�? tegasnya. (jlo/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *