Ketik disini

Metropolis

Ruang Khusus Merokok Tak Dibuat

Bagikan

MATARAM – Pemerintah provinsi NTB terkesan masih setengah hati menerapkan peraturan daerah (perda) kawasan tanpa rokok (KTR). Perda yang mestinya sudah mulai berjalan efektif ini, justru terpantau hanya berakhir sebagai macan kertas.

Pantauan Lombok Post, pelanggaran terhadap perda ini masih kerap dijumpai. Misalnya saja di beberapa rumah sakit, pengunjung atau keluarga pasien masih dengan bebas merokok sekalipun memang sudah terpasang spanduk-spanduk yang mengingatkan larangan merokok.

a�?Memang masih ada pelanggaran di beberapa tempat. Kita memang masih mengutamakan imbauan dulu,a�? kata Kepala Dinas kesehatan NTB Eka Junaedi kepada Lombok Post.

Sanksi bagi pelanggarnya pun belum tegas sebagaimana yang diatur dalam perda. Padahal, jika mengacu aturan besaran denda yang dikenakan bagi perokok di sembarang tempat mencapai Rp 500 ribu.

Pelaksanaan perda ini rupanya juga menjadi mandul akibat belum didukung kebijakan anggaran. Eka mengakui bahwa di pembahasan APBD perubahan yang sedang berlangsung saat ini pun belum ada item anggaran untuk mendukung perda. a�?Memang belum ada anggaran untuk itu. Kita belum ajukan,a�? kata Eka.

Padahal, mengacu pada perda, setiap instansi harus menyediakan anggaran khusus demi penerapan perda KTR. Misalnya,

setiap instansi pemerintah wajib menyediakan ruangan khusus bagi perokok. Sehingga, merokok tidak boleh di sembarang tempat. Begitu juga di tempat-tempat umum atau fasilitas publik.

a�?Kita baru membuat edaran ke instansi-instansi. Mungkin di APBD 2016 baru dianggarkan untuk itu, termasuk juga untuk sarana dan prasarana,a�? lanjutnya.

Sementara ini, lanjut Eka, pihaknya hanya menitikberatkan pada kesadaran kolektif dari semua pihak untuk sama-sama saling mengingatkan dan mematuhi perda.

Namun, ketegasan sanksi sebagaimana tertuang dalam perda tampaknya belum bisa ditegakkan mengingat sarana dan prasarana sendiri belum benar-benar disiapkan pemerintah. (uki/r12)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *