Ketik disini

Tanjung

Dampak Kekeringan Masih Ringan

Bagikan

TANJUNG – Kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Lombok Utara mulai mengkhawatirkan petani.

Meskipun belum menyebabkan gagal panen karena masih kategori ringan, kekeringan yang disebabkan El Nino menjadikan petani was-was.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Kehutanan Kelautan perikanan dan Perkebunan (DPPKKP) Hermanto mengakui sejumlah lahan pertanian yang terdampak kekeringan. a�?Dampaknya masih ringan,a�? ujarnya.

Dijelaskannya, untuk kecamatan Pemenang ada sekitar 76 hektar lahan yang terdampak kekeringan. Tetapi indikasinya ringan. Karena pada masa usia 40 hari sejak ditanam sampai dengan panen, relatif masih aman.

Di Kecamatan Kayangan meliputi 20 hektare areal kacang tanah dan satu hektare lahan jagung di Desa Sesait, dengan katagori kekeringan sedang sampai berat.

Di Desa Gumantar terdapat lima hektare kacang tanah masuk katagori sedang, di Desa Kayangan, terdapat empat hektare areal padi masuk katagori kekeringan ringan, di Desa Dangiang tujuh hektare kacang tanah kategori kekeringan ringan hingga sedang, dan satu hektare tanaman jagung katagori sedang.

a�?Semuanya tidak sampai gagal panen,a�? katanya.

Hermanto menjelaskan, informasi yang disampaikan masyarakat maupun pantauan dari penyuluh di lapangan, dampak kekeringan akan diupayakan untuk ditangani.

Bagi areal yang memiliki sumber air sumur dangkal, ia mengimbau kelompok berperan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada, yakni pompa air.

a�?Sumber daya air jangan dimonopoli untuk satu kelompok saja agar tidak ada yang dirugikan sehingga menyebabkan produksi kelompok tidak optimal,a�? imbaunya. (puj/r12)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *