Ketik disini

Pendidikan

IDI Loteng Gelar Simposium

Bagikan

MATARAM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Lombok Tengah (Loteng) terus meningkatkan kompetensi dokter dan paramedis di tingkat layanan primer. Salah satunya dengan menggelar simposium.

Tahun ini, IDI Loteng sudah dua kali mengadakan simposium. Terakhir dilaksanakan Sabtu (8/8) di Hotel Lombok Raya Mataram dengan mengusung tema a�?Penanganan Hipertensi dan Kegawatdaruratan pada Layanan Primera�?. Kegiatan ini diikuti 420 peserta, terdiri dari 200 dokter, 120 bidan, 60 perawat, dan 40 orang apoteker.

a�?Kemampuan atau kompetensi dokter dan paramedis di tingkat layanan primer harus terus ditingkatkan guna menunjang perbaikan pelayanan dasar, dan menunjang sistem layanan rujukan yang paripurna,a�? kata Ketua Panitia Simposium dr Gusti Nyoman Sutama, Sp.OG dalam rilis yang disampaikan ke Lombok Post.

Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dari para pakar di bidangnya, diskusi, dan presentasi dari mitra. Para pakar yang menjadi pembicara antara lain Dr dr Haerani Rasyid, SpPD, KGH dan dr Melda Tessy Sp.PD (K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar. dr Haerani menyampaikan materi penanganan hipertensi terkini. Sementara dr Melda dengan materi penanganan hipertensi pada DM tipe 2.

Selain itu, ada dr Rusdi H Hamid, SpOG (K) dari RSUP NTB dengan materi penatalaksanaan hipertensi pada kehamilan. Selanjutnya Dr dr I Putu Pramana Suarjaya, Sp.An, M.Kes, KMN dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana membawakan materi tatalakasana cairan pada kegawatdaruratan.

Sedangkan pembicara dari RSUD Praya dr Ketut Adi Wirawan, Sp.A, MSc dan dr Made Arya Winatha, Sp.B masing-masing menyampaikan materi tentang tatalaksana kejang pada anak dan stabilisasi dan transport pasien gawat darurat.

dr Gusti Nyoman Sutama Sp.OG mengatakan, penanganan kegawatdaruratan dan persiapan rujukan di layanan primer perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas.

a�?Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat menunjang program perbaikan derajat kesehatan masyarakat Indonesia,a�? kata dr Gusti Nyoman Sutama Sp.OG diamini Ketua IDI Loteng dr I Made Windutama, Sp.PD.

Mereka berharap melalui simposium dalam rangka Hari Bakti IDI ini, para peserta mendapatkan pengetahuan mengenai hipertensi dan terapi cairan. (jm/*/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *