Ketik disini

Praya

Pengamanan KPU Loteng Ditingkatkan

Bagikan

PRAYA a�� Komsii Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah (Loteng) mematangkan konsep pengamanan penetapan pasangan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati yang akan digelar 24 Agustus mendatang. Pengamanan serupa disiapkan untuk proses pengundian nomor urut pada 25-26 Agustus. Hal itu ditandai dengan rapat koordinasi di Polres Loteng kemarin (12/8).

a�?Alhamdulillah, kita sampai pada satu kesepakatan bahwa, Pilkada ini harus berjalan lancar, aman dan damai,a�? kata ketua KPU Loteng Ary Wahyudi pada Lombok Post, kemarin (12/8).

Dikatakannya, pengamanan Pilkada telah dilaksanakan sejak tahapan pesta demokrasi ditabuhkan. Namun, ada tahap-tahap tertentu yang membutuhkan pengamanan ekstra. Seperti, pengumuman penetapan balon, kampanye dan pemungutan suara.

Pengamanan pun, lanjut Ary berlaku di kantor KPU, Panwaslu dan beberapa titik yang dianggap rawan.

a�?Kami sudah menerima laporan penetapan daerah rawan dari kepolisian. Termasuk, daerah yang aman,a�? kata mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Dia menambahkan, domain penyelenggaran Pemilu berada di tangan KPU dan Panwaslu. Sementara, keamanan Pemilu ada pada kepolisian, TNI dan Satpol PP.

a�?Prinsipnya, perbedaan pilihan dan pandangan menjadikan kita untuk saling menghargai serta menghormati. Bukan sebaliknya, terpecah belah,a�? seru Ary.

Dari data yang dihimpun Lombok Post, enam balon bupati dan wakil bupati telah memenuhi syarat dukungan dan administrasi lainnya. Balon dari partai politik (parpol) adalah pasangan HM Suhaili FT-Fathul Bahri didukung 11 kursi dewan atau 22 persen. Berikutnya, pasangan HL Suprayatno-Zainul Aidi, 12 kursi atau 24 persen, TGH Lalu M Ali Wirasakti Amir Murni-Lalu Achmad Wirajaya 13 kursi atau 26 persen.

Sementara, balon perseorangan H Suharto-Lale Widare mendapat syarat dukungan sebanyak 83.476 atau 8,1 persen, Kurniawan-Mahdan 71.516 atau 7,0 persen dan HL Wiratmaja-Badrun Nadianto 71.983 atau 7,1 persen.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Loteng, Kompol Ketut Tamiana mengatakan, diminta atau pun tidak pengamanan Pilkada tetap dilaksanakan.

a�?Kami menjalankan tugas pengamanan Pilkada ini sesuai protap dan SOP. Walau pun dana pengamanan sampai sekarang belum dicairkan pemkab, namun kami tetap bertugas,a�? ujarnya.(dss/r14)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *