Ketik disini

Praya

Penuh Resiko, Patroli Tertutup Gunakan Motor

Bagikan

Giat patroli malam berlanjut. Kali ini, sifatnya tertutup, menyamar menggunakan mobil dan motor, dilengkapi senjata senjata api (senpi).

***

JADWAL pelaksanaan patroli malam sifatnya kondisional. Tergantung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sebelum terjun, seluruh personel dikumpulkan di rumah dinas Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto, guna melaksanakan rapat koordinasi.

Konsolidasi berlangsung rahasia dan serius. Mereka menyimak penjelasan Dandim mengenai taktik dan strategis patroli yang akan digelar. Karena, giat yang satu itu penuh resiko, sehingga anggota unit intel diminta tetap waspada, tanggap dan bergerak cepat mencapai sasaran.

Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Ada yang menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. Masing-masing memiliki resiko yang sama. Terutama dihadang para pelaku kejahatan di jalan raya. Karena itulah perbekalan senjata dan amunisi mutlak disiapkan.

Perjalanan patroli dimulai. Tim menyusuri daerah rawan kejahatan di beberapa lokasi di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Konsep patroli kali ini sifatnya menyamar. Personel yang diterjunkan berperan sebagai warga biasa yang berkendara malam hari.

Peran ini diharapkan dapat memancing para pelaku menghadang di tengah jalan. Terutama di kawasan perbukitan atau hutan, atau lokasi lain yang kerap menjadi sasaran para pelaku.

Suasana dingin musim kemarau menyelimuti patroli ini. Ditambah kondisi medan berbukit yang harus dilalui dalam suasana malam. Namun tugas sebagai pengaman masyarakat harus tetap berjalan apapun kondisinya.

Dari pukul 23.00 Wita-04.30 Wita atau menjelang azan subuh, mereka bergelut di tengah perjalanan. Giat itu merupakan tindaklanjut kebijakan patroli terbuka. Menyusuri sejumlah kawasan yang dianggap rawan guna memburu para pelaku kejahatan dan memberi rasa aman kepada masyarakat.

a�?Setiap bulan, minggu militer dilaksanakan. Sementara patroli, setiap malam secara bergantian. Unit intel Kodim peletak dasar keamanan. Nantinya, Babinsa dan Koramil berkewajiban melanjutkannya,a�? kata Dandim.

Dia menekankan, patroli pun sifatnya situasional. Salah satu contoh, permintaan warga Desa Kuta agar Kodim menertibkan kafe-kafe yang dianggap liar. Alhasil, hiburan malam untuk sementara ditutup. Seluruh jaringan listrik diputus.

a�?Prinsip gerakan saya adalah, diminta atau pun tidak, diperintah atau pun tidak, saya tetap bergerak. Kapan pun, dimana pun dan siapa pun itu. Sehingga, pada situasi tertentu, saya wajib turun mengomandani anggota,a�? tegas Arie.(Dedi )

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *