Ketik disini

Bima - Dompu

Tak Ada SK Golkar Kedua

Bagikan

BIMA – Kisruh SK Golkar kubu Agung Laksono (AL) di Kabupaten Bima memasuki babak baru. H Ahmad Abbas selaku bakal calon yang diusung Golkar AL merasa dirugikan. Dia mengklaim hanya dia yang mendapat SK Golkar AL sebagai syarat pendaftaran ke KPU Bima.

Tetapi dalam hitungan menit setelah ditolak KPU, secara ajaib muncul SK kedua yang mengusung pasangan calon lain.

Kejanggalan ini membuat H Ahmad Abbas penasaran. Diapun berinisiatif mendatangi DPP Golkar Agung Laksono. Hasil pertemuan? Ternyata tidak ada SK kedua yang diterbitkan Golkar AL.

a�?Saya sudah bertemu Agung Laksono. Dia mengaku tidak pernah mengeluarkan SK kedua. Apalagi SK untuk pasangan calon di luar dari bakal calon yang diusung sebelumnya,a�? terang H Ahmad Abbas via seluler, kemarin.(12/8)

Ahmad Abbas mengatakan, hasil konsultasi pada 10 Agustus lalu, Agung Laksono mengaku tidak pernah memberi rekomendasi. Apalagi SK baru tersebut mengusung pasangan lain.

Hanya ada satu SK. Yakni SK pengusungan paket H Ahmad Abbas dan Wahyudin dengan Nomor 923/DPP/Golkar/VI/2015.

“Agung Laksono hanya merekom SK pertama. Sedangkan SK lain tidak pernah dikeluarkan. Kalaupun benar ada SK kedua untuk paket calon lain, masalah tersebut akan dilaporkan ke Polisi,” aku Agung Laksono seperti yang dikutip H Ahmad Abbas.

Terkait persoalan itu, Ahmad Abbas telah mengajukan surat permintaan klarifikasi ke DPP Golkar AL. Bahkan surat tersebut telah didisposisi oleh Agung Laksono untuk diserahkan ke Sekjen DPP.

“Saat ini kita masih di Kantor DPP Golkar AL untuk menunggu surat jawaban permintaan klarifikasi itu,” ujarnya.
Dijelaskan, surat permintaan klarifikasi itu mempertanyakan pengusungan paket lain. Selain itu, H Ahamd Abbas juga mempertanyakan kebenaran SK tersebut.

“Jawaban atas surat klarifikasi itu harus kita dapat, untuk diserahkan ke KPU,” tandasnya.

Hanya saja, Sekjen yang dimintai klarifikasi secara tertulis belum memberikan jawaban. Malah mengarahkan masalah itu ke Bendahara umum DPP. “Terkesan teman-teman di DPP Golkar AL ini saling lempar,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tidak akan pulang sebelum mendapatkan jawaban tertulis dari DPP Golkar AL. “Kita akan terus menunggu dan mendatangi kantor DPP untuk meminta jawaban itu,” pungkasnya. (mch/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *