Ketik disini

Metropolis

Hapus BL, Bersihkan Reklame

Bagikan

MATARAM – Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani terus membuat gebrakan. Satu persatu program yang digagas pendahulunya (Baca: H Ahyar Abduh-H Mohan Roliskana) dirombak.

Kemarin (13/8), Selly menegaskan akan menghapus program Bina Lingkungan (BL) dalam penerimaan peserta didik baru di Kota Mataram. Kebijakan ini bertujuan agar persaingan antar sekolah di Mataram bisa lebih sehat.

a�?Dihapuskan, supaya semua bisa bersaing secara sehat, tidak bersaing karena uang. Biar orang miskin bisa sekolah di SMA 1 karena memang dia pintar, bukan karena BL dia berani bayar,a�? tegas Selly.

Ia mejelaskan, dari laporan yang diterima, pelaksanaan BL kerap menjadi polemik. Seperti demonstrasi orang tua siswa dan sebagainya. Selain itu, karena program BL, sekolah-sekolah swasta menjadi mati dan tidak berkembang. Kemudian muncul sekolah yang diistimewakan, sekolah favorit dan ada sekolah pinggiran.

a�?Sekarang kita ingin menghindupkan supaya semua bersaing, tiada karena BL,a�? tegasnya.

Selly menegaskan, penghapusan BL bukan karena program ini tidak bagus. Namun ia menginginkan semua sekolah di Mataram bisa hidup. Bila BL tetap diterapkan, maka akan semakin banyak sekolah swasta mati suri.

a�?Mari kita sama-sama bersaing, mutu yang kita cari. Bukan uang yang kita kejar, tetapi mutu,a�? tegasnya.

Ke depan ia berharap, dunia pendidikan dapat tertata dengan lebih baik. Bagaimana anak-anak yang pintar bisa mengenyam pendidikan layak dan para guru lebih berkualitas.

Ia menambahkan, jangan karena BL, ada sekolah swasta yang sudah diberikan izin, tapi tidak ada siswa, maka akan sangat mengenaskan. Salah satunya solusinya saat ini adalah dengan membuat kajian tentang penghapusan BL.

Selain menghapus program BL. Selly juga meminta kepada jajaranya untuk membersihkan semua reklame berbau politik. Baik di tempat umum maupun di lingkunagn sekolah. Reklame-reklame bergambar calon kepa daerah, kepala sekolah bahkan wali kota juga harus dibersihkan.

a�?Kita ingin kota ini indah, yang kita lihat itu pohon-pohon, bukan gambar orang politik,a�? tegasnya.

Sesuai desakan dewan dan amanat dalam SK sebagai penjabat, Kota Mataram harus netral dari nuansa politik. Untuk itu, dalam waktu dekat semua gambar dan reklame politik harus bersih.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram Sudenom mengatakan, pihaknya siap melaksakan bila penghapusan BL harus dihapus. Dinas selaku pelaksana tentu tidak bisa menolak kebijakan kepala daerah.

a�?Kenapa tidak, kalau dihapus, kita hapus. Kerjaan kita juga bisa lebih mudah,a�? ujarnya.

Hanya saja untuk tahun ini penerimaan peserta didik baru (PPDB) sudah dilaksakan, sehingga penghapusan baru bisa tahun depan. Sudenom menjelaskan, sebenarnya pelaksanaan BL tahun ini sudah diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan gejolak. Namun pelaksanaan di lapangan selalu ada dinamika yang sulit dihindari.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram Khairul Anwar mengatakan, penertiban reklame akan segera dilakukan. Namun hal ini tidak bisa sembarangan, sebab beberapa reklame juga sudah terikat kontrak dengan perusahaan advertising.

Dan khusus buat lingkungan sekolah, akan dibersihkan sendiri oleh sekokah. Dikhawatirkan kalau Satpol PP melakukan penertiban ke sekolah, siswa akan terganggu.

a�?Kita akan tertibkan semua tapi harus koordinasi dulu,a�? tegasnya. (ili/cr-fer/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *