Ketik disini

Headline Praya

Begal Turis Dihadiahi Peluru

Bagikan

PRAYA – Polisi menghadiahi tembakan timah panas kepada KD terduga pelaku pembegalan turis asing. Konon kaki kanan warga Desa Mertak, Kecamatan Pujut, terpaksa a�?a��ditindika��a�� peluru lantaran berusaha melawan aparat menggunakan sebilah parang. Saat itu polisi tengah menggrebek kediaman KD.

Hadiah peluru tersebut tentu bukan tanpa alasan. Polisi menyebut pelaku merupakan residivis yang telah tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Hal ini setelah KD membegal seorang turis asal Jerman di jembatan Pelongsong, Desa Kidang, Praya Timur, 26 Mei lalu.

a�?Memang benar kami menangkap pelaku begal spesialis warga asing,a�? kata Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK pada Lombok Post, kemarin (14/8).

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Taufik mengatakan, penangkapan DPO pelaku begal itu dilaksanakan Kamis (13/8) di kediamnya di Desa Mertak.

Pelaku disebut merupakan penjahat kambuhan dengan serangkaian catatan kejahatan. Mulai dari kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan hingga pembegalan.

Taufik menambahkan KD sempat mendekam di Rumah Tahanan Praya. Begitu lepas, dia kembali melaksanakan aksi kejahatannya. Terakhir, membegal warga asing asal Jerman tersebut. Aksi itu dilakukan saat korban melintasi tempat kejadian perkara (TKP), sepulang dari berwisata di Pantai Ekas, Kalimantan, Lombok Timur.

Korban dibuntuti dari belakang saat memasuki Loteng. Di TKP, korban dihadang, lalu dipaksa menyerahkan motor. Karena melawan, korban ditikam menggunakan parang hingga terjatuh. Motor jenis vario putih bernomor polisi DR 4764 TD yang dipakai korban dibawa kabur pelaku. Dari kesaksian korban, pelaku berjumlah dua orang menggunakan motor.

a�?Sampai saat ini, pelaku tutup mulut saat kami menanyakan keberadaan rekannya itu. Yang jelas, rekannya itu kami tetapkan sebagai DPO. Indentitasnya, sudah kami sebarkan ke masyarakat,a�? katanya.

Sementara itu, barang bukti berupa motor vario, lanjut Taufik disita di Polres.

a�?Mohon bantuan seluruh masyarakat Loteng dan sekitarnya, untuk memberikan informasi sekecil apa pun menyangkut keberadaan DPO begal, yang foto dan identitasnya telah kami sebarkan,a�? ujarnya.

Tanpa dukungan dan bantuan masyarakat, tambah Taufik keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tak akan terlaksana dengan lancar.

a�?Kami juga mengimbau agar wisatawan lokal, nusantara dan asing tetap waspada. Jangan melawati tempat sepi dan rawan. Kalau ada yang dicurigai membuntuti, sebaiknya berhenti dan mencari tempat yang ramai,a�? serunya.(dss/r14)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *