Ketik disini

Sumbawa

Dikepung Massa, Polisi Evakuasi Pencuri

Bagikan

SUMBAWA – Em, warga Desa Juran Alas, Kecamatan Alas terduga pencuri yang dikepung massa di rumahnya di Desa Juranalas berhasil dievakuasi oleh Polisi pada Jumat dini hari kemarin (14/8). Em, pemuda 20 tahun ini kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sumbawa.

Kapolsek Alas, Kompol. Ibrahim yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, awalnya, warga menonton gerak jalan memeriahkan HUT RI ke-70 sekitar pukul 16.00 Wita. Memanfaatkan momen ini, pelaku langsung memasuki rumah milik korban. Kebetulan di dalam rumah itu, istri pemilik rumah, Nuriah sedang tertidur. Sementara anak pemilik rumah sedang berada di rumah yang letaknya tepat di sebelah rumah tersebut.

Karena kaget, pemilik rumah berteriak. Pelaku yang panik langsung memukul kepala korban menggunakan kayu. Mendengar teriakan ini, anak korban langsung mendatangi ibunya. Pelaku kemudian melarikan diri dengan cara kabur ke loteng rumah korban dan tembus ke atap rumah. Pelaku kemudian menuju rumahnya yang terletak persis di samping rumah itu. ”Mendapat laporan ini kami langsung turun ke lapangan,” ujar Ibrahim.

Di lokasi, pihaknya mencari keberadaan pelaku hingga ke loteng rumah korban. Pencarian dilakukan berulang-ulang. Namun, masih tidak menemukan keberadaan pelaku. Sementara di luar rumah korban, ternyata sudah dikelilingi oleh warga sekitar. Karena pelaku dianggap kabur, warga membubarkan diri menjelang maghrib.

Tapi, seusai isya, ada salah seorang keluarga korban melihat pelaku di rumahnya sedang bersembunyi. Padahal, sebelumnya rumah itu ditinggalkan kosong oleh pelaku. Langsung warga berkerumun mengepung rumah terduga pelaku ini. Sebagian warga menghubungi pihak Polsek Alas terkait kejadian ini. Mendapat informasi ini, pihaknya kembali menuju lokasi. Konsentrasi sedikit terpecah, karena kejadian itu bersamaan dengan kegiatan pengukuhan tim pasangan calon SAAT JAYA. Lokasi keduanya juga cukup berdekatan, jadi massa cukup ramai. Polisi terus berusaha menjaga rumah tersebut dari kepungan warga. Namun demikian, sumber Radar Sumbawa di lapangan menyebutkan, lemparan batu ke atap rumah tidak terelakkan.

Karena massa sudah semakin banyak, pihaknya meminta bantuan dari Polres Sumbawa untuk mengevakuasi pelaku. Dalam hal ini, Polres Sumbawa mengirimkan satu pleton personel Dalmas dan satu pleton anggota Brimob. Sebelum bantuan tiba, pihaknya beserta unsur Muspika lainnya dan tokoh masyarakat serta bantuan dari Polsek Alas Barat dan Buer mencoba bertahan dan menghalau massa.

Setelah bantuan tiba, pihaknya langsung mengevakuasi pelaku. Pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat, agar menyerahkan persoalan ini kepada pihak kepolisian. Dengan tekhnik tertentu, akhirnya pelaku Em bisa dievakuasi ke Polres Sumbawa. ”Alhamdulillah evakuasi berjalan aman dan kondusif tanpa ada lemparan batu dari warga,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari pelaku terkait kasus ini. (run/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *