Ketik disini

Headline Politika

KPUD NTB Supervisi Pilkada Enam Kabupaten

Bagikan

MATARAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB melakukan supervisi terhadap seluruh KPU kabupaten/kota yang menggelar pilkada. Kemarin(26/08), komisioner KPU NTB mendatangi enam kabupaten yang menggelar pilkada dan melihat langsung proses pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan calon wakil bupati.

Salah satunya dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat. Proses pengundian nomor urut pasangan calon melibatkan tiga pasangan calon yang akan bertarung di Sumbawa Barat. Ketiga pasangan calon itu adalah H Mala Rahman – Iwan Pandjidinata meraih nomor urut 1, H M Nuryasin – Masrawijaya meraih nomor urut 2, dan W Musyafirin – Fud Syaefuddin dengan nomor urut 3.

Komisioner KPU NTB Bidang Logistik Hesty Rahayu mengatakan pihaknya akan mengawal dan memastikan pelaksanaan pilkada di enam kabupaten tersebut berjalan lancar. Terutama pada tahap pengundian nomor urut pasangan calon. Menurut dia, KPU kabupaten harus selalu berkordinasi dengan KPU NTB terkait berbagai hal dalam pelaksanaan pilkada.

“Sejauh ini tahapan pilkada di Sumbawa Barat berjalan dengan baik. KPU sudah melaksanakan beberapa tahapan pilkada,” ujar Hesty kepada Lombok Post kemarin (26/08).

Pantauan Lombok Post, komisioner KPU NTB dan Kepala Bagian Keuangan dan Logistik KPU NTB Baiq Nelly Yuniarti tampak sibuk mengarahkan personel KPU dan sekretariat KPU Sumbawa Barat menjelang pelaksanaan pengambilan nomor urut pasangan calon. Pengundian nomor urut paslon yang berlangsung di Hotel Grand Royal itu juga diikuti pendukung masing-masing pasangan calon.

Hesty menegaskan pihaknya tidak menginginkan tahapan pilkada terganggu apalagi dengan persoalan-persoalan teknis yang memengaruhi jalannyan tahapan pilkada di Sumbawa Barat. Meski begitu, dia optimistis pelaksanaan pilkada Sumbawa Barat berjalan kondusif.

“Kami menyaksikan langsung bagaimana peran serta sejumlah pihak baik aparat TNI/Polri, dan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat konsisten dan turut serta menjaga keamanan selama tahapan berlangsung,” tandas dia.

Aparat kepolisian dari Polres Sumbawa Barat sudah menjaga lokasi Hotel Grand Royal. Mereka bahkan mensterilkan sejumlah kamar yang dihuni pengunjung hotel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Polisi juga memeriksa sejumlah undangan sekaligus pendukung masing-masing pasangan calon dalam kegiatan tersebut.

Seolah tidak ingin kecolongan, KPU sebagai pelaksana pun mengatur sedemikian rupa pengundian nomor urut paslon itu. Bahkan mereka membatasi jumlah undangan dan masa dari masing-masing pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Sumbawa Barat.

Sementara itu Ketua KPUD Sumbawa Barat Khaeruddin yang memimpin rapat pleno terbuka pengambilan undian nomor urut paslon mengimbau seluruh masa pendukung untuk menghormati jalannya sidang. Terlebih suasanya sidang pleno berlangsung riuh begitu Khaeruddin membuka rapat pleno.

Usai pengambilan nomor urut, seluruh pasangan calon menandatangani pernyataan kampanye damai. Penandatanganan itu juga dilakukan oleh Kapolres Sumbawa Barat, Ketua DPRD Sumbawa Barat, dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat.

Suasana semakin ramai terjadi di luar Hotel Grand Royal. Masa pendukung masing-masing pasangan calon langsung menyambut kehadiran tiga pasangan calon yang bertarung di pilkada serentak 9 Desember 2015 itu.

Mereka juga melantunkan yel-yel penyemangat dan jargon masing-masing pasangan calon. Ada juga kelompok masa yang mengumandangkan Salawat Nabi. (tan/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *