Ketik disini

Praya

Perang Alat Peraga Kampanye Bikin Kota Semerawut

Bagikan

Hari ini (Jumat), merupakan hari pertama pelaksanaan kampanye calon bupati dan wakil bupati di Lombok Tengah (Loteng). Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, telah memetakan lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

***

PENENTUAN lokasi pemasangan APK itu, didasari atas kesepakatan komisioner KPU dengan tim sukses masing-masing calon. Hasilnya, ada beberapa tempat strategis di 139 desa/kelurahan di 12 kecamatan di seluruh Gumi Tatas Tuhu Trasna, yang disepakati dijadikan tempat pemasangan APK.

Di luar kesepakatan itu, KPU telah berkoordinasi dengan Panwaslu, Satpol PP, Kesbangpoldagri dan kepolisian untuk menertibkan. Jika melanggar, disiapkan sanksi tegas. Terhadap, ada beberapa calon yang telah memasang APK di beberapa tempat di Loteng, maka penyelenggara Pemilu telah memberikan batas waktu kepada tim sukses, tim relawan, pendukung dan partai politik (Parpol) untuk menurunkan sendiri.

Jika tidak, maka penyelenggara Pemilu yang menurunkan paksa APK yang dimaksud. Pantaun Lombok Post, di beberapa jalan raya di Praya masih terpasang foto masing-masing calon. Potret semacam itu, membuat suasana Praya terkesan kumuh dan kotor. Apalagi, mereka memasang di pohon-pohon pelindung hingga dinding rumah warga.

Kendati demikian, ada salah satu tim sukses, yang dengan kesadaran sendiri menurunkan foto calonnya. Dengan harapan, bahan APK bisa digunakan untuk kebutuhan kampanye terbuka nantinya. KPU pun mengingatkan, kebutuhan APK yang tersebar di seluruh Loteng ditanggung penyelenggara Pemilu diantaranya, ada baliho, pamflet dan alat peraga lainnya.

Untuk kebutuhan yang satu ini, KPU menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Dengan catatan, setiap calon mengajukan desain sendiri foto APK masing-masing. Selanjutnya, KPU menerbitkan APK.

“Terhadap lokasi yang kita sepakati ini, agar diindahkan oleh calon,” ujar ketua devisi teknis penyelenggara Pemilu KPU Loteng Sansuri, saat memimpin rapat penentuan lokasi pemasangan APK.

Satu persatu tim masing-masing calon pun, mengajukan usulan lokasi pemasangan APK yang dimaksud.

“Yang jelas, kampanye dibuka 27 Agustus-5 Desember. Mari ciptakan suasana aman dan damai dalam pesta demokrasi ini,” sambung ketua KPU Loteng Ary Wahyudi.

Dia menekankan, ajang kampanye bukan untuk saling mengejek atau menjatuhkan. Dimata penyelenggara Pemilu, lima calon dianggap sama, tidak ada yang dianak tirikan. Sehingga, setiap calon harus mematuhi aturan main dalam berpolitik, dibarengi dengan ketaatan terhadap ketentuan hukum dan Undang-undang yang berlaku.

“Selamat berkampanye, berikanlah contoh yang terbaik kepada masyarakat. Karena, perbedaan pilihan dan pandangan, merupakan upaya kita saling menghargai dan menghormati,” pungkasnya.(Dedi Shopan Shopian/loteng)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *