Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Awas, Ada Indikasi Bansos Fiktif

Bagikan

DOMPU – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Dompu diminta untuk bersikap transparan dalam mengelola dan mendistribusikan bantuan dana hibah.

Permintaan itu menyusul mencuatnya indikasi dan dugaan adanya sejumlah kelompok fiktif sebagai pihak yang akan menerima bantuan hibah dari pemerintah tersebut. Saat ini indikasi adanya dugaan tersebut cukup hangat diperbincangan sejumlah warga Kota Dompu.

Informasi yang dihimpun, para penerima bantuan dana hibah itu tidaklah semata-mata kelompok warga yang benar-benar harus mendaptkannnya. Tapi justeru diduga dimanfaatkan oleh oknum untuk mendistribusikannya ke kelompok tertentu. Atau terhadap orang-orang yang memiliki kedekatan secara pribadi dengan oknum pejabat baik di Dinas PPKAD maupun dengan pihak pemerintah. Bahkan kuat dugaan, bantuan itu sengaja diarahkan untuk kepentingan politik para oknum tertentu.

Selain itu, nilai nominal yang akan diberikan kepada masing-masing penerima juga disinyalir tidak dilakukan secara adil dan merata. Semakin dekat hubungan dan ikatan pribadi antara kelompok penerima dengan oknum pejabat yang diduga membekingi, nantinya akan semakin besar nilai bantuan yang akan diperoleh. Tanpa melihat dari kebutuhan sesuai kondisi ril dilapangan. a�?a��Kami menduga ada sejumlah kelompok fiktif sebagai penerima dana hibah,a��a�� tukas Fitrah Mulyadin salah seorang pengurus Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Dompu, kepada Lombok Post Group (Radar Dompu), kemarin.

Fitrah mempertanyakan total alokasi dana hibah tahun 2015. Selain itu, aktifis AMM ini meminta daftar penerima dana hibah untuk diumumkan secara terbuka kepada publik, termasuk lengkap dengan tujuan pemanfaatn anggaran yang didistribusikan oleh pemerintah itu. a�?a��Biar semuanya transparan dan masyarakat umum bisa ikut mengawasinya,a��a�� katanya.

Hal itu perlu dilakukan, menurut dia bertujuan untuk menghindari adanya image dan terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Apalagi munculnya dugaan ada banyak kelompok fiktif sebagai penerima bantuan hibah. a�?a��Jadi semua penerima yang di SK kan oleh bupati itu diumumkan ke publik. Termasuk nilai bantuan yang diterima,a��a�� tegasnya.

Secara terpisah Kadis PPKAD Dompu Drs H Muhibuddin yang hendak dimintai penjelasannya kemarin belum berhasil ditemui. Demikian pula dengan Sekretaris PPKAD Drs Zainal Arifin. Kedua pejabat ini Kamis kemarin sekitar pukul 10.30 wita tidak berada di tempat. (im/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys