Ketik disini

Selong

Polisi Obok-Obok Dagang Tuak

Bagikan

SELONG – Peredaran minuman keras (miras) yang semakin menjadi di Lombok Timur (Lotim) membuat Polres Lotim mengambil tindakan tegas. Kemarin (28/8), empat desa di empat kecamatan berbeda diobok-obok untuk mencari barang memabukkan itu.

a�?Sengaja kami suruh anak buah cari miras juga,a�? kata Kasat Narkoba Polres Lotim AKP Arjuna, kemarin (28/8).

Dikatakan Arjuna, miras kerap menjadi biang kerok beragam perselisihan antar warga. Miras juga menjadi pintu masuk bagi barang haram lainnya seperti narkoba. Para pecandu alkohol rentan menjadi penyalah guna narkoba, bahkan bisa sampai level pengerdar.

a�?a��Makanya kami cegah dari sini,a�? katanya.

Empat desa yang disisir kali ini ialah, Suradadi, Kecamatan Terara, Sukarara Kecamatan Sakra Barat, Sepapan, Kecamatan Jerowaru, plus dua lokasi di Keruak, Kecamatan Keruak. Di lokasi pertama ditemukan 19 botol tuak dan tiga botol brem ukuran 1,5 liter. Sedangkan di tempat kedua diangkut 23 botol. Ada juga empat ember besar dari dua lokasi selanjutnya.

Ditambah lagi 45 botol brem dan lima bir kemasan.

a�?a��Ada lima orang yang kita periksa, dugaannya mereka pemilik dan pengedar,a�? jelas Arjuna.

Melalui kegiatan tersebut, ia berharap bisa menekan potensi peredaran miras yang semakin menjadi di daerah yang sebenarnya religius ini. Langkah itu untuk mendukung upaya pemerintah yang sudah berkomitmen memerangi peredaran minuman memabukkan apapun jenisnya.

Kasat Pol PP Lotim Salmun Rahman sebelumnya mengatakan tak ada satu kawasanpun di Lotim yang boleh mengedarkan miras.

Kendati ada peluang dengan mengajukan izin ke pusat, namun Perda yang berlaku di Lotim sudah menutup kemungkinan itu.

a�?a��Dimanapun itu dan apapun alasannya tak boleh,a�? tegasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *