Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Bupati Akan Evaluasi Legalitas Baznas

Bagikan

BIMA – Polemik legalitas kepengurusan Baznas Bima terus berlanjut. Penjabat Bupati Bima, Drs H Bachrudin mengaku akan melakukan evaluasi terkait legalitas kepengurusan Baznas seperti yang diungkap media.

“Sekda, Kabag Kesra dan panitia seleksi yang lainnya akan Saya undang untuk mengklarifikasi soal ini. Saya pun sudah mengkantongi dua SK tersebut,” kata dia.

Bupati pun menerangkan perkembangan dari kasus kepengurusan BAZNAS Kabupaten Bima. a�?Sudah Saya suruh bagian hukum telaah mana celah yang tidak pas. Nanti akan ada tindak lanjut dari mereka,a�? ucap Bupati lewat sms, Sabtu (29/8).

Sementara itu, Sekda Bima Drs H Taufik HAR yang dikonfirmasi lewat ponselnya mengarahkan untuk mengkonfirmasi hal ini ke Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Kabupaten Bima. a�?Tolong ke Kabag Kesra untuk konfirmasi hal itu,a�? kata Taufik, Sabtu (29/8).

Kabag Kesra yang dihubungi Lombok Post belum berhasil untuk di temui. a�?Pak Kabag ada dinas luar,a�? ujar salah seorang staf di kantor bagian kesra yang di temui Lombok Post, Sabtu (29/8).

Diberitakan koran ini, SK pengurus Baznas Bima periode 2015-2020 diduga bermasalah dan cacat hukum. Diduga, tiga diantaranya tidak mengikuti seleksi formal sebagaimana yang tertuang dalam aturan Keputusan BAZNAS Pusat, Peraturan Pemerintah dan Undang-undang yang mengatur tentang Badan yang mengelola zakat bagi kaum muslim di Indonesia.

Persoalan lain adalah lahirnya dua SK Bupati dengan nomor yang sama dan tanggal yang berbeda yaitu SK tanggal 4 dan SK tanggal 5 Agustus 2015. “Nomor SK itu sama tapi tanggalnya berbeda. Parahnya lagi, ada perubahan nama seperti jabatan sekretaris dan wakil bendahara maupun ada nama yang hilang dan nama yang baru di anggota bidang dalam SK tersebut,” jelas Sumber Lombok Post sambil menandai nama-nama yang diganti.

Persoalan lainnya adalah peruntukkan dan tanda tangan Bupati dalam SK itu tidak sesuai pada aturan main yang ada. Ia menjelaskan, Bupati cukup menetapkan dan mengangkat lima pimpinan Baznas Kabupaten Bima yang tertuang dalam hasil berita acara tim seleksi. Kemudian, sambung sumber, ke lima calon pimpinan tersebut dikirim ke Baznas untuk mendapatkan pertimbangan dan dilakukamn verifikasi administrasinya.

“SK yang sekarang memuat semua pengurus mulai dari dewan pengawas sampai ke nama-nama anggota Bidang. Harusnya, Bupati lima pimpinan saja. Sisanya, pada level pelaksana harian seperti sekretaris, bendahara, ketua bidang dan anggotanya akan diangkat dan ditetapkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Bima,” terang dia. (cr-gus/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *