Ketik disini

Metropolis

Kemenag Janji Visa Clear Besok

Bagikan

MATARAM a�� Memasuki minggu kedua pengiriman jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Lombok, pengurusan visa sebagian JCH masih belum tuntas. Hingga kini, Kementrian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) NTB masih mencatat 38 JCH belum masih belum berangkat karena tak ada visa.

a�?Sudah dua hari ini memang belum ada keluar visa lagi bagi JCH,a�? kata Kepala Bidang (Kabid) Haji Kemenag NTB H Maad Umar kepada Lombok Post, kemarin(30/8).

Maad sendiri sudah langsung mempertanyakan hal ini ke pemerintah pusat. Dijelaskan bahwa 38 dokumen JCH tersebut memang sulit terdeteksi alias ditolak sistem pemerintahan Arab Saudi.

Kemenag di pusat sendiri, lanjut Maad, menjanjikan bahwa masalah ini akan segera diselesaikan. Rencananya, hari ini, akan dilakukan pengurusan kembali dokumen JCH tersebut. a�?Jadi Selasa, insya Allah sudah bisa keluar semua visa para JCH,a�? janjinya.

Janji ini sekaligus menjawab kegelishan para JCH yang tertunda keberangkatannya karena belum memperoleh visa. Diberitakan sebelumnya, masih teratat 13 JCH dari kloter pertama yang menunggu di Asrama Haji NTB.

Mereka semestinya sudah berangkat pekan lalu, tapi hingga sekarang tak juga memiliki visa.

Setelah visa yang bermasalah terselesaikan, lanjut Maad, pihaknya baru akan menjadwal ulang keberangkatan JCH yang tertunda tersebut. Rencananya, mereka akan dititip di kloter-kloter yang belum berangkat.

a�?Kita berangkatkan mereka secara bertahap. Nanti kita jadwalkan, jadi tidak sekaligus,a�? jelas Maad.

Sementara itu, sejauh ini, tercatat enam kloter embarkasi Lombok yang sudah diterbangkan ke Madinah. Kabar dari tanah suci, salah seorang JCH asal Lombok Tengah (Loteng) yang meninggal beberapa hari lalu, kini telah dimakamkan di Madinah.

a�?Almarhum memang sudah langsung dimakamkan di Tanah Suci. Kita juga sudah kontak pihak keluarga,a�? kata Maad.

Diberitakan sebelumnya, almarhum menghembuskan napas terakhir ketika menjalani ibadah di Madinah. Penyebab kematiannya karena heatstroke atau panas berlebihan yang memicu dehidrasi.

Kemenag NTB, lanjut Maad, terus berkoordinasi dengan tim kesehatan di tanah suci untuk tetap memantau kondisi kesehatan JCH lainnya. Sehingga, tidak sampai bernasib serupa. Apalagi, cuaca di Arab Saudi saat ini memang sudah mencapai 49 derajat celcius.

a�?Setiap kloter haji itu kan sudah didampingi oleh tenaga kesehatan yang akan memantau kondisi mereka,a�? kata Maad.

Sebelum berangkat, JCH rupanya juga sudah dibekali tips-tips lain seputar kesehatan. Salah satunya tips agar terhindar dari penularan virus MERS-Cov.

a�?Sebelum berangkat, mereka kita putarkan tayangan, tips agar tidak tertular virus tersebut,a�? kata tenaga medis Arama haji Mataram I Wayan Diantika.

Salah satunya, JCH diminta untuk tidak berfoto dengan onta. Pasalnya, informasi yang diterima, sebagian besar onta di sana sudah tertular virus berbahaya tersebut. a�?Memang kesannya belum ke Arab kalau belum foto dengan Onta. Tapi, ini untuk alasan kesehatan, kita imbau JCH tidak foto dengan onta,a�? jelasnya.

Ditambahkan, virus mematikan tersebut sangat rentan menular bagi yang sudah berusia lanjut. Sementara, kebanyakan calon haji di Indonesia pada umumnya berusia lanjut. Rata-rata JCH Lombok antara 60-65 tahun dan kondisi tubuh mereka sudah lemah.

Lebih lanjut dikatakan, salah satu upaya menjaga kesehatan dengan mencuci tangan sebelum makan. Cara tersebut terlihat sederhana akan tetapi sangat membantu dalam menjaga kesehatan terutama dalam mencegah penularan virus melalui tangan.

Disamping menjaga kebersihan, JCH diingatkan selalu memakai masker setiap berkativitas terutama pada saat keluar ruangan untuk mencegah agar virus MERS ini tidak langsung menulari. (uki/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *