Ketik disini

Sumbawa

Pilkada, Pengaruhi Agenda dan Kinerja DPRD

Bagikan

TALIWANG – Pilkada 9 Desember mendatang di Kabupaten Sumbawa Barat akan memberikan pengaruh besar terhadap jadwal dan agenda DPRD setempat. Apalagi dua unsur pimpinan DPRD saat ini dipastikan ikut bertarung dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Selain dua pimpinan dewan, 23 orang anggota dewan juga dipastikan akan lebih sibuk menghadapi Pilkada.

a�?a��Politik yang berlangsung saat ini akan berpengaruh terhadap sejumlah agenda yang ada adi DPRD. Termasuk agenda pembahasan APBDP tahun 2015 ini jelas akan sangat berpengaruh. Termasuk agenda pembahasan APBD murni tahun 2016,a��a�� jelas Wakil Ketua DPRD KSB, Fud Syaifuddin ST, kemarin (31/8).

Politisi PBB ini sejak awal sudah mengingatkan pihak eksekutif untuk segera mengajukan pembahasan APBDP. Semakin cepat pembahasan APBDP dilakukan, maka dewan akan bisa melangkah ke pembahasan APBD tahun 2016.

a�?a��Harusnya pembahasan APBDP ini sudah bisa berjalan. Tapi eksekutif belum juga mengajukan usulan draf pembahasannya. Padahal yang perlu mereka ingat, kalau dua bulan sebelum dan dua bulan sesudah Pilkada itu adalah bulan-bulan politik,a��a�� katanya.

Gejolak politik yang terjadi selama empat bulan kedepan lanjutnya akan berimbas pada sejumlah agenda penting yang dilakukan pemerintah.

a�?a��Saat ini kita sedang memasuki bulan-bulan politik yang tinggi. Berbicara politik ya tentu saja berbicara politik secara emosional dan pribadi masing-masing. Nanti kalau ada muncul kekecawaan para politisi setelah Pilkada, pasti akan imbasnya pada agenda-agenda itu. Karena dewan tidak bisa melaksanakan agenda kerja kalau tidak koarum,a��a�� ingatnya.

Fud menyebut, saat ini DPRD dikuasai oleh tiga pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada KSB. Ada calon yang menguasai lima kursi, tujuh kursi dan 13 kursi DPRD.

a�?a��Kami minta penjabat bupati itu sudah harus punya skenario tentang pekerjaan yang harus dilaksanakan. Karena APBDP dan APBD murni tahun 2016 adalah pekerjaan politik. Maka kami ingatnya, jangan sampai agenda eksekutif ini keluar dari Desember. Karena saat itu merupakan puncak aktifitas politik,a��a�� sebutnya.

Suksesnya kinerja penjabat bupati, bukan hanya sukses mengantar Pilkada KSB. Kesuksesan itu juga meliputi, sukses mengantarkan tata kelola pemerintahan yang baik di KSB yaitu melalui pembahasan APBDP dan APBD murni.

a�?a��Kita juga ingatkan penjabat bupati jangan sampai tidak memberikan kepastian kepada aparatur rasa aman dan nyaman. Karena kalau itu terjadi, pasti berimbas pada program yang diusulkan. Untuk bisa sukses, penjabat bupati harus punya program prioritas,a��a�� tambahnya.(far/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *