Ketik disini

Praya

SKPM Loteng Jalan Sendiri-Sendiri

Bagikan

PRAYA – Kritikan pedas datang dari DPRD Lombok Tengah, (Loteng) terhadap kinerja seluruh Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup Pemkab. Mereka dinilai terlalu menonjolkan ego sektoral masing-masing.

Hal ini membuat tidak terbangunnya sinergitas atau kerjasama diantara mereka. Dampaknya, realisasi anggaran program kerja berbasis pelayanan masyarakat dinilai tidak maksimal.

“Itu fakta yang terjadi di SKPM kita. Tanpa disadari, dampak itu dialami sebagian besar masyarakat kita,” kata juru bicara Panitia Khusus I yang membahas LKPJ akhir masa jabatan kepala daerah 2015 HL Ahkam, kemarin dalam sidang paripurna.

Ini disampaika Ahkam dihadapan Wakil Bupati HL Normal Suzana, Sekda HL Supardan dan kepala SKPM serta tamu undangan lainnya. Ahkam memandang, mempertahankan ego sektoral justru memperlamban pembangunan daerah.

Tercatat, kata Ahkam mayoritas SKPM lingkup Pemkab jalan sendiri-sendiri. Padahal, ada beberapa program kerja fisik maupun non fisik yang bisa dikerjasamakan dengan SKPM lain. Salah satu contoh, program penanganan air bersih yang bisa digarap Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Disnakertrnas. Begitu pula pada SKPM lainnya.

“Kami meminta kekurangan dan kelemahan yang dimiliki masing-masing SKPM agar diperbaiki dan disempurnakan untuk program kerja kedepannya. Jangan diulangi lagi,” seru politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Kendati demikian, pihaknya mengusulkan agar bupati dan wakil bupati menunjukkan sikap tegas terhadap SKPM mana yang memiliki raport merah.

“Karena selama ini, kami tidak pernah mendengar, ada sanksi yang diberikan kepada SKPM, yang serapan anggaran program kerjanya tidak sesuai target,” katanya.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *