Ketik disini

Metropolis

APBD Perubahan Mampet

Bagikan

MATARAM a�� Belum ada tanda-tanda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Mataram 2015 akan dibahas kembali. Eksekutif dan legislatif sampai saat ini masih diam-diaman. Akibatnya, sejumlah proyek pembangunan terancam batal.

Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi berharap proses pembahasan anggaran bisa segera rampung. Untuk itu, ia meminta kepada eksekutif segera melakukan komunikasi dengan BPKP agar proses supervisi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) segera selesai.

a�?Kami harapkan segera. Agar pembangunan bisa berjalan lancar,a�? harap Didi.

Dewan dalam hal ini menghormati proses-proses yang sedang berjalan. Sehingga pihaknya masih menunggu.
Terpisah, Penjabat Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani menjelaskan, sejak pemerintah bersurat tanggal 20 Agustus lalu, BPKP sudah melakukan pemeriksaan terhadap dugaan APBD ganda. Sejak tanggal 22 Agustus, tim dari BPKP sudah berada di bagian keuangan untuk melakukan pemeriksaan.

a�?Jadi orang BPKP sudah ada di sini, di keuangan. Berarti minggu-minggu ini sudah selesai,a�? katanya.

Setelah hasil supervisi BPKP tersebut keluar, baru pihaknya bisa lanjutkan pembahasan anggaran. Sebelum ada itu, eksekutif tidak berani menyelesaikan pembahasan anggaran. a�?Kan tidak berani juga saya menyelesaikan kalau belum ada hasil dari BPKP,a�? kata Selly.

Akibat dari proses ini, proyek pembangunan jalan baru menuju lokasi perayaan hari holtikultura nasional tersendat. Dipastikan batal karena waktu yang sudah terlalu mepet dan tidak memungkinkan.

Rencananya, jalan yang akan menelah biaya Rp 4 miliar tersebut akan dibuka sebagai akses masuk Presiden RI yang direncanakan hadir di acara berskala nasional tersebut.

a�?Waktunya tidak cukup untuk membangun jalan yang akan dilewati presiden. Sekarang kita minta kepada provinsi, bagaimana solusinya,a�? terangnya.

Memang direncanakan dalam APBD Kota Mataram, namun karena APBD kota sedang ada masalah dugaan anggaran ganda, akhirnya jalan yang digunakan adalah jalan masuk menuju SMKN 7 Mataram. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan BJN, jalan tersebut nanti akan dihotmiks.

a�?Jadi sekarang kita menunggu hasil dari BPKP, baru saya bersurat ke Gubernur NTB selaku perwakilan Kemendagri, bahwa hasil BPKP seperti ini baru dilanjutkan,a�? kata Selly.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram HL Makmur Said mengatakan, hasil supervisi dari BPKP tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk bisa melanjutkan kembali pembahasan anggaran. Apapun hasilnya nanti, tentu akan ditindaklanjuti Pemkot Mataram. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *