Ketik disini

Metropolis

Sahaja Yakin Didukung Tim 10 Golkar

Bagikan

MATARAM a�� Bakal calon wali kota Mataram H Salman meragukan keabsahan surat pencabutan dukungan DPP Golkar kubu Abu Rizal Bakrie pada pasangan Salman-Jana Hamdiana (Sahaja).

a�?Surat rekomendasi seperti itu lahir dari tim 10, apakah benar surat itu melalui tim 10? harus ditahu dulu. Sementara tim 10 dukungannya kepada kami,a�? katanya.

Menurutnya, surat yang diterima KPU Mataram tidak prosedural, sebab surat itu ditujukkan kepada DPD II Partai Golkar Kota Mataram. Seharusnya DPD II-lah yang menindaklanjuti kepada KPU, baru benar.

a�?Jadi KPU sebenarnya tidak boleh menanggapi surat itu, bisa menolak karena proseduralnya tidak benar,a�? kata Salman.

Ia meminta kepada semua pihak, baik KPU RI maupun KPUD untuk berpikir jernih agar bisa mengeluarkan keputusan yang terbaik. Mereka harusnya taat pada aturan hukum yang ada. Jangan sampai pihak yang mestinya menegakkan aturan malah melakukan pelanggaran-pelanggaran.

a�?Mari kita taat kepada hukum dan aturan. Seharusnya kita hargai proses ini kita jalankan,a�? imbuhnya.
Bagi Salman, proses pendaftaran yang benar adalah sesuai dengan keputusan Panwaslu Kota Mataram. Menerima pendaftaran pasangan Sahaja sejak tanggal 2 Agustus 2015. Untuk langkah selanjutnya, ia masih menunggu proses yang sedang berjalan di KPU RI.

Ia menambahkan, kepada pihak-pihak yang tidak mengerti kondisi politik di Kota Mataram tidak memperkruh suasana dengan berkomentar di media. Seperti Winengan yang membawa-bawa nama NU.

a�?Seharusnya dia sadar diri, kalau mau berbicara, bicaralah dalam kapasitasnya sebagai pribadi. Tidak boleh dia bawa nama NU, semabarangan dibawa-bawa,a�? ujarnya.

a�?Tolong pahami aturan dan apa yang terjadi di Kota Mataram, kalau belum tahu jangan bicara, jangan memperkeruh suasana, jangan asal bunyi,a�? tandsnya. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *