Ketik disini

Bima - Dompu

Dewan Bima Duga MK II Salah Sasaran

Bagikan

BIMA – Penyaluran bantuan bibit kedelai musim kemarau (MK) II di Dinas Pertanian diduga salah sasaran. Khususnya bantuan untuk areal pertanian tadah hujan seperti Kecamatan Woha.

Hingga kemarin(2/9), bantuan tersebut tidak dapat dimanfaatkan para petani lantaran kondisi lahan yang kering.

a�?Petani kesulitan mendapat air. Apalagi pada lahan tadah hujan,a�? kata anggota DPRD Kabupaten Bima Ilham Hamzah, kemarin(2/9).

Anggota Komisi I DPRD ini menduga, pencairan bantuan tidak berdasarkan perencanaan yang matang. Bibit yang disalurkan pun tidak dapat dimanfaatkan. a�?Ini namanya buang-buang anggaran,a�? katanya.

Seperti yang terjadi pada empat kelompok tani di Desa Donggobolo Kecamatan Woha. Kata dia, di desa tersebut telah disalurkan bibit kedelai untuk 100 hektar. Masing-masing kelompok menggarap 25 hektar.

a�?Namun yang terjadi, empat poktan hanya menggarap 30 dari 100 hektar yang disalurkan. Itupun lokasinya bukan dalam satu kawasan, tapi menyebar,a�? ungkapnya.

Menurut dia, lokasi penyaluran bantuan tersebut harus berada dalam satu wilayah. Selain itu dia juga mempertanyakan keberadaan bibit 70 hektar yang tidak ditanam tersebut.

Dia menilai, pemetaan kelompok dan penyaluran bantuan yang salah sasaran merupakan imbas dari kinerja dinas terkait. Seharusnya kata dia, sebelum bantuan itu disalurkan, dinas melakukan pendataan. Terutama soal luas dan kondisi lahan di masing-masing kawasan.

a�?Saya harap ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembenahan Dinas Pertanian ke depan,a�? pungkasnya. (mch/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *