Ketik disini

Praya

Dugaan a�?a��Dana Silumana��a�� Beraroma Suap

Bagikan

PRAYA – Dugaan adanya dana siluman sebesar Rp 1,7 miliar dalam APBD Perubahan Lombok Tengah (Loteng) 2015 terus menggelinding. Ketua Komisi I DPRD Loteng, Samsul Qomar kembali a�?a�?bernyanyia��a�� terkait skandal yang disuarakannya itu.

Politisi Partai Demokrat ini menuding adanya dugaan aliran dana ke kantong koleganya di DPRD di balik pengesahan anggaran tersebut.

a�?Dari pengalihan dana yang saya anggap dugaan siluman itu, masing-masing dewan diduga mendapatkan imbalan Rp 5 juta,a�? katanya, kemarin (2/9).

Hal inilah yang membuat fraksi Demokrat dan Komisi I menilai dana sebesar Rp 1,7 miliar diduga siluman. Karena, dana sebesar itu dirasionalisasikan tanpa persetujuan anggota Panitia Khusus.

a�?Awalnya, dana itu dialokasikan ke BPMD Rp 500 juta, Bappeda Rp 250 juta dan Dinas PU Rp 950 juta. Namun, saat saya melakukan aksi protes dan walk out, diam-diam seluruh dana itu dialihkan ke PU,a�? bebernya.

Alhasil, kata Qomar, mereka yang menyetujui pengalihan dana itu diduga mendapatkan imbalan. Hal yang sama diyakini Qomar terjadi pada rasionalisasi dana Rp 1,4 miliar di Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Hutbun). Atas dasar itulah, pihaknya mengeluarkan nota keberatan.

a�?Kalau nota keberatan kami tidak ditindaklanjuti, maka kami akan menyerahkan persoalan ini ke proses hukum,a�? ancam politisi partai Demokrat tersebut.

Diakuinya, apa yang disampaikan tersebut, tidak mengandung unsur kepentingan politis, pribadi atau pun kelompok tertentu. Melainkan, murni menjaga marwah dan nama baik lembaga dewan. Sehingga, tidak terjerumus pada kasus hukum di kemudian hari.

a�?Saya punya bukti, pertemuan oknum pimpinan Pansus dengan oknum TAPD di rumah salah satu pimpinan dewan. Mereka yang memainkan anggaran itu semua,a�? bebernya. (dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *