Ketik disini

Headline Sumbawa

Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Bagikan

SUMBAWA – Polisi akhirnya menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Sekretaris Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sumbawa. Dalam kasus ini, polisi menetapkan seorang sopir yang bekerja di partai tersebut, berinisial ER sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Tri Prasetiyo pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus ini. Dimana tersangkanya adalah orang yang menandatangani dokumen tersebut. ”Tersangkanya satu orang, yang bertandatangan itu sendiri. Dia (tersangka, red) sopir yang bekerja di partai itu,” ujarnya.

Tri, akrab perwira ini mengungkapkan, dalam hal ini tersangka meminta tandatangan dari sekretaris Partai NasDem, Mujahiddin Damhoedji. Saat menemui Sekretaris NasDem yang juga merupakan pelapor mengatakan “atur saja”. Dalam hal ini, menurut tersangka, bahasa yang digunakan itu agar dokumen tersebut ditandatangan oleh tersangka.

Karena itu, tersangka menandatangani dokumen tersebut. Kemudian, dokumen itu digunakan. Seiring berjalannya waktu, Mujahidin melaporkan dugaan pemalsuan dokumen ini karena merasa tidak pernah menandatangani dokumen dimaksud. Memang tandatangan dalam dokumen tersebut mirip dengan tandatangan milik pelapor. Namun setelah diperiksa di laboratorium, tandatangan dalam dokumen itu dan tandatangan pelapor tidak identik.

Dalam hal ini, pihaknya sudah melakukan gelar perkara untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lain. Namun, hasil gelar perkara, yang bisa dijadikan tersangka hanya ER saja. Sementara yang menyuruh awalnya diduga terlibat. Namun instruksi yang diberikan itu menggunakan bahasa dengan arti yang tidak gamblang.

Sementara itu, bendahara NasDem yang menggunakan dokumen tersebut, dalam pemeriksaan tidak mengetahui bahwa tandatangan dalam dokumen itu dipalsukan. Untuk sementara, tersangka dalam kasus ini tidak ditahan. ”Berkas perkara kasus ini sudah kami kirim. Tinggal menunggu petunjuk selanjutnya dari Jaksa,” imbuh Tri.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini dilaporkan secara resmi oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sumbawa, Mujahidin Damhoedji. Dimana yang bersangkutan merasa tandatangannya dipalsukan dalam pencairan dana pembinaan partai politik.

Hal ini diketahuinya setelah mendapat dokumen tersebut dari Kesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa. Mujahidin mengaku tidak pernah menandatangani dokumen tersebut dan tidak mengetahui kapan pencairan dana sebesar Rp 28 juta lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2014 itu. (run/r8)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *