Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Proyek Puskesmas Rasanae Timur Jadi Hunian Hantu

Bagikan

KOTA BIMA a�� Memprihatinkan dengan bangunan seharga belasan miliar ini. Rencana ingin membangun Puskesmas untuk mendekatkan pelayanan kesehatan di wilayah timur Kota Bima hanyalah malapetaka belaka. Belasan orang telah dihukum penjara di balik proyek di era Walikota (alm) HM Nur A Latif.

Sekarang, bangunan ini tak ubahnya bagai rumah hantu. Kondisinya seperti hutan belantara. Tumbuhan liar dan sampah tumbuh subur di setiap sisi dan ruangan. Tak sempat diresmikan apalagi dimanfaatkan. Miliaran rupiah uang rakyat melayang begitu saja.

Dinas Kesehatan Kota Bima pun dengan tegas akan membiarkan begitu saja bangunan yang ada di sana. a�?Lebih baik menjadi rumah hantu, dari pada dimanfaatkan tapi membawa mala petaka dan kesengsaraan,a�? ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs H Azhari.

Di temui di ruangannya, kemarin, ia tak tau berapa anggaran yang telah digunakan dalam pembangunan Puskesmas Plus di Kecamtan Rasanae Timur ini. Kata dia, ada rencana mengganti puskesmas itu dengan Rumah sakit Jiwa (RSJ). Hal ini pernah di bahas bersama pihak legislatif. Namun, menurut Azhari, kondisi fisik bangunan itu sangat memprihatinkan dan tak layak untuk digunakan.

a�?Pernah ada wacana mengganti Puskesmas Rasanae Timur dengan RSJ. Tapi, rencana ini dibatalkan. Karena bangunan Puskesmas Rasanae Timur kondisinya lebih berbahaya digunakan dari pada dibiarkan begitu saja,a�? aku Azhari yang baru setahun menjabat Kepala Dikes Kota Bima ini.

Ia menegaskan, lokasi pembangunan Puskesmas Rasanae Timur itu salah total. Menurutnya, kondisi tanah puskesmas itu tidak stabil dan membahayakan saat gempa datang. Letaknya pun pada daerah cekungan serta rawan kebisingan. Jika musim hujan datang dan kondisi banjir pun melanada, kata dia, bisa di pastikan puskesmas itu akan tenggelam. Ia mengaku lokasi puskesmas itu dulunya adalah kawasan aliran sungai.

a�?JIka potensi membahayakan lebih besar, alangkah baiknya bangunan itu tidak dimanfaatkan. Karena kesalahan yang mendasar adalah lokasi pembangunannya,a�? tandas mantan alumni APDN ini.

Sementara itu, Rusli, warga Kota Bima menyayangkan pembiaran atas bangunan Puskesmas Rasanae Timur itu. Menurut dia, harus ada langkah cerdas memaksimalkan pemanfaatan dari kondisi bangunan yang ada di sana.

Menurutnya, tak elok jika uang miliaran dibangun hanya untuk membuat rumah bagi hantu dan jenis mahluk halus lainnya. a�?Bappeda dan Dinas PU bisa mengkaji ulang pemanfaatan potensi bangunan di kawasan itu,a�? saran rusli.

Ia sangat mengharapkan pemerintah jangan pasrah begitu saja. a�?Saya pikir, bangunan di sana bisa dibuat Balai Latihan Kerja (BLK). Kondisi gedung dan bangunan kan ada juga yang layak untuk difungsikan. Jika BLK di bangun disana, ini bisa memancing pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan timur Kota Bima,a�? pungkasnya. (cr-gus/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *