Ketik disini

Bima - Dompu

Ruang Kerja Ketua DPRD Disegel

Bagikan

DOMPU – Buntut kekecewaannya terhadap kinerja unsur pimpinan dewan. Kamis pagi kemarin(3/9), ketua Fortani Dompu, Muttakun nekad menyegel ruang kerja ketua DPRD.

Aksi spontanitas itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap lembaga DPRD atas kinerjanya yang belakangan ini kian menurun. Bahkan Muttakun menuding, para politisi yang duduk di gedung rakyat itu kini justeru lebih aktif bergabung menjadi tim sukses para pasangan calon bupati dan wakil bupati, ketimbang mengurus kepentingan rakyat Dompu secara umum. a�?a��Harusnya mereka melaksanakan fungsi dan tugas sebagai wakil rakyat. Ini malah aktif sebagai tim pemenangan calon bupati,a��a�� tandasnya.

Ada banyak persoalan dan agenda rakyat yang mestinya harus diselesaikan dan diagendakan pembahasannya oleh DPRD. Namun kenyataannya, para wakil rakyat kata Muttakun justeru sibuk melakukan aksifitas yang berhubungan dengan suksesi Pilkada dengan terlibat langsung memberikan dukungan terhadap para calon bupati dan wakil bupati.

Yang membuat ketua Fortani naik pitam dan nekad melakukan aksi segel ruang kerja ketua DPRD Dompu kemarin, lantaran janji ketua dewan untuk segera mengagendakan pembahasan ditingkat Banmus terkait adanya surat laporan pengaduan tentang dugaaan praktek ilegal loging yang dilakukan PT AWB dikawasan hutan Tambora. Namun rencana itu hingga kemarin belum ada tanda-tanda ataupun persiapan perihal agenda Banmus dimaksud. a�?a��Ternyata pihak Sekwan pun belum mengetahui rencana itu,a��a�� katanya.

Secara spontan Muttakun mencari batangan bambu disekitar kantor dewan tanpa dikomando naik ke lantai dua gedung barat dan menyegel ruang kerja ketua DPRD Dompu. Sontak saja aksi itu membuat kaget seluruh staf ketua dewan. Mereka pun tampak tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa pasrah menyaksikan prosesi penyegelan itu. a�?a��Ini protes kami atas kinerja pimpinan dewan,a��a�� ujar ketua Fortani dihadapan para pegawai Setwan yang menyaksikan aksi penyegelan kemarin (3/9).

Ia meminta, lembaga DPRD Dompu untuk lebih aktif dan secara bertanggung jawab melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat. Pantauan Lombok Post Group (Radar Dompu), gedung DPRD Dompu tampak sepi hanya terlihat beberapa orang saja anggota DPRD yang hadir. Sementara ketiga unsur pimpinan dewan semuanya tidak terlihat masuk kantor. Hal ini pula yang memicu aksi nekad ketua Fortani. (im/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *