Ketik disini

Selong

Tersangka Pemerkosaan Masih Anak-anak

Bagikan

SELONG – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lombok Timur (Lotim) menyayangkan penahanan seorang anak di bawah umur oleh Polres Lotim. Kendati menjadi terduga pelaku pemerkosaan, si anak sebaiknya tak dikurung seperti orang dewasa.

a�?Bagaimanapun dia masih masuk kategori anak di bawah umur,a�? kata Judan Putra Baya, Ketua LPA Lotim, kemarin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis di Sembalun sudah di tangkap polisi. Celakanya satu dari empat pelaku merupakan anak yang masih berusia 15 tahun. Ia kini ditahan bersama tiga pelaku lainnya.

Sedangkan untuk kasus yang dialami anak itu, Judan mengatakan kemungkinan sulit untuk dibebaskan. Pasalnya ancaman pidana perbuatannya melebihi tujuh tahun penjara, sehingga kemungkinan tetap akan dihukum.

a�?Walaupun ada UU perlindungan anak, tapi kemungkinan besar tetap akan dipenjara kalau terbukti,a�? jelasnya.

Kasus ini menurutnya menjadi gambaran kondisi yang ada di Gumi Selaparang. Kendati dikenal sebagai daerah yang religius, Lotim dikatakan sudah di ambang darurat kekerasan seksual terhadap anak. Kekerasan seksual dewasa ini tak hanya menjadikan anak di bawah umur sebagai korban, namun juga sebaliknya menempatkan anak di bawah umur sebagai pelaku.

a�?Kita miris dengan kondisi ini,a�? jawabnya.

Selain dengan melihat kasus pemerkosaaan yang makin marak, pernikahan dini lanjut Judan juga dapat dijadikan tolok ukur. Itu lantaran merariq kodeq terjadi karena persoalan ekonomi atau kecelakaan yang terjadi sebelum pernikahan. Sehingga data 27 persen pernikahan di bawah umur untuk Lotim saat ini perlu disikapi dengan waspada dan hati-hati.

a�?Jangan-jangan banyak yang karena jebol duluan,a�? katanya mengundang tanya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *