Ketik disini

Selong

Tidur Dengan Kambing, Perlakukan Peliharaan Seperti Raja

Bagikan

Idul Adha yang diikuti dengan pemotongan kurban segera dilakukan dalam beberapa minggu kedepan. Saat seperti ini para pedagang kambing memperlakukan peliharaannya bak seorang raja. Mereka bahkan rela tidur dengan kambing dagangnnya.

***

DERETAN lapak yang baru kemarin didirikan kini sudah penuh. Bukan dengan makanan atapun pakaian, lapak dadakan di salah satu sudut Pancor, Lombok Timur (Lotim) itu penuh dengan kambing.

Ya, kambing-kambing ini hendak dijual sebagai hewan kurban. Ada yang berbadan kecil, ada juga yang besar. Bergantung jenis dari kambing itu. Perbedaan tanda fisik itu tentu saja mempengaruhi harga jual mamalia tersebut.

a�?Paling murah Rp 1,4 juta dan paling mahal Rp 2,8 juta,a�? kata Rohmin, sang penjual.

Saat seperti ini adalah waktu yang ditunggu Rohmin dan kawan-kawan. Setelah setahun melakukan perawatan ekstra, kini saatnya panen. Pundi rupiah yang lebih banyak diharapkan ayah tiga orang anak itu.

Demi meningkatkan harga jual, para pedagang sepertinya rela memberikan segalanya untuk hewan dagangannya. Kambing-kambing ini bahkan diperlakukan layaknya seorang raja.

Sejak minggu lalu, pemberian vaksin ekstra mulai dilakukan. Makanan yang diberikan juga ditambah dari biasanya. Tak jarang ada yang melengkapi dengan bukti sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan.

a�?Supaya pembeli percaya,a�? kata Rahmat, pedagang kambing lainnya.

Bahkan untuk hewan yang sebenarnya tak suka mandi itu, kini mereka rutin dibersihkan. Minimal dua kali seminggu. Bisa dengan di kain lap atau bahkan dimandikan. Itu semua supaya membuat pelanggan semakin yakin hewan tersebut pantas menjadi kurban di hari istimewa itu.

Kendati memasuki masa panen, bukan berarti mereka bisa berleha-leha. Selain memberikan perawatan ekstra. Mereka juga harus memberikan perlindungan lebih.

Bahkan dapat dikatakan kambing tersebut dijaga selama 24 jam. Merekapun juga tidur dalam kandang yang sama untuk memastikan keamanan kambingnya.

a�?a��Biar tak hilang dan kalau ada yang sakit cepat diobati,a�? jelasnya.

Badan berbau layaknya kambing dagangan tak jadi soal. Bahkan tidur di kandang dadakan yang hanya berlapiskan atap dan lantai seadanya tak masalah. Itu semua dilakukan para pedagang untuk memastikan kambingnya sehat, siap jual, dan keuntungannya besar saat dijual. (WAHYU PRIHADI/SELONG.)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *