Ketik disini

Headline Sumbawa

Astaga, Sandera Anak, Bapak Ditembak

Bagikan

SUMBAWA – Saparuddin, warga Desa Pelat, Kecamatan Batu Lanteh terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas. Pasalnya, pria yang diduga kuat mengalami gangguan jiwa ini menyandera anak kandungnya sendiri. Bahkan, yang bersangkutan melawan petugas dan hendak menebas anaknya menggunakan parang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi penyanderaan ini terjadi di Desa Pelat, kemarin(6/9) sekitar pukul 09.00 Wita. Belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan Saparuddin kalap dan nekat menyandera anaknya sendiri menggunakan parang di rumahnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk membujuk Saparuddin agar membebaskan anaknya. Tapi, upaya ini tidak diindahkan oleh Saparuddin. Akhirnya, pihak keluarga menghubungi anggota kepolisian. Tidak lama kemudian, anggota gabungan dari Polres Sumbawa dan Satuan Brimob mendatangi lokasi.

Petugas kemudian mencoba untuk membujuk Saparuddin agar mau melepaskan anaknya. Lagi-lagi, hal ini tidak diindagkan oleh Saparuddin. Bahkan pria ini nekat untuk melawan petugas dengan sebilah parang. Saparuddin juga mengunci pintu rumahnya dan membuat petugas kesulitan untuk melakukan evakuasi. Menurut keterangan dari pihak keluarga, Saparuddin mengalami gangguan jiwa.

Tidak hanya itu, Saparuddin juga hendak menyerang anaknya menggunakan parang. Akhirnya, tidak ada pilihan lain, selain melumpuhkan korban. Dalam hal ini, Saparuddin rubuh diterjang timah panas di bagian punggung sebelah kiri atas dan paha kanannya. Saparuddin berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasubag Humas Polres Sumbawa, Iptu Waluyo yang dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian ini. Sekarang, Saparuddin masih dirawat di RSUD Sumbawa dan masih diamankan. Untuk selanjutnya, kondisi kejiwaan Sapruddin akan diperiksa. a�?a��Sekarang orangnya dirawat di rumah sakit. Nanti akan dicek kejiwaannya. Kalau tidak mengalami gangguan jiwa, maka akan diproses sesuai ketentuan,a�? pungkasnya. (run/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *