Ketik disini

Selong

Hidupkan PKBM Disarankan Lewat PNPM

Bagikan

SELONG – Wacana penghidupan kembali Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Masyarakat (PKBM) yang banyak tersebar Lombok Timur (Lotim) ditanggapi positif Badan Pengembangan Masyarakat dan Pemeintah Desa (BPMPD) Lotim.

Namun ketimbang menggunakan alokasi Anggaran Dana Desa (ADD), aparatur desa disarankan memanfaatkan Program Nasional Pengembangan Masyarakat (PNPM) yang segera cair.

a�?Jangan ADD, pakai PNPM saja,a�? kata H Syamsuddin, Kepala BPMPD Lotim, kemarin(08/09).

Dijelaskan, kendati mengalami keterlambatan, PNPM khusunya GSC (Generasi Cerdas Sehat) segera cair Oktober mendatang.

Sesuai namanya, PNPM GSC difokuskan untuk mengatasi persoalan pendidikan dan kesehatan. Total ada Rp 10 miliar yang dialokasikan untuk sembilan kecamatan terpilih di Lotim. Pemilihan berdasar pantauan kebutuhan wilayah tersebut akan kesehatan dan pendidikan.

Mengapa tak menggunakan ADD, Ia mengatakan ada beraga pertimbangan. Yang pertama ialah ADD tahun ini sudah diketok dan mulai berjalan. Ada dasar pengalokasian ADD yang tak bisa tiba-tiba dialihkan.

ADD juga harus mengacu program daerah sesuai skala prioritas, dan hingga kini PKBM tak masuk dalam itu.

a�?Supaya tak bercampur baur, pakai saja PNPM itu, yang penting kan anggarannya ada dan jelas,a�? ujarnya.

Wacana penghidupan kembali PKBM ini pertama kali disuarakan Junaidi, Kepala Balai Pengembangan Kegiatan Belajar Masyarakat (BPKBM) NTB.

Menurutnya kini banyak PKBM yang mengenaskan kondisinya. Karena kekurangan dana, para pengelola membiarkan begitu saja PKBM yang sudah ada.

Akibatnya tak ada kegiatan sama sekali. Program pengentasan buta aksarapun jelas tertanggu. Masyarakat yang hendak mendapat pendidikan informal tanpa pergi jauh ke kota juga terbengkalai. a�?Tak ada lagi anggaran dari pusat, karena itu harus ada solusi,a�? katanya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *