Ketik disini

Pendidikan

M2M Raih Juara Umum

Bagikan

MATARAM – Prestasi MAN 2 Model Mataram sudah tak diragukan lagi dalam bidang sains. Madrasah berlokasi di Jalan Pendidikan Mataram ini menjadi juara umum lomba olimpiade matematika yang digelar IAIN Mataram belum lama ini.

Dalam lomba tersebut, siswa M2M a��julukan MAN 2 Model Mataram- meraih juara pertama dan juara tiga. a�?Kami merupakan sekolah yang paling banyak mendulang prestasi dalam lomba ini,a�? kata Pembina Olimpiade Matematika Bisariah pada Lombok Post, kemarin (9/9).

Dalam Lomba yang diikuti 197 sekolah itu, M2N mengutus empat siswanya. Untuk menetapkan perwakilan pihak sekolah tinggal menunjuk saja.

Maklum, mereka sudah banyak memiliki stok siswa dengan kemampuan sains. Dua siswa yang berprestasi, yakni; Rina Juhara meraih juara pertama dan Raehan Fadila meraih juara tiga.

Bisariah mengutarakan, prestasi yang diraih tidak instan. Kata dia, pembinaan dilakukan saat ada lomba saja. a�?Di M2M ini sudah terbentuk pembinaan sains di madrasah yang dipersiapkan siswanya untuk mengikuti lomba, baik dalam skala nasional maupun internasional.a�? terang perempuan berjilbab ini.

Sebelumnya, siswa yang memilki kemampuan dalam bidang sains mulai kelas X diberikan pembinaan secara kontinu. Sehingga waktu ada lomba, ia tinggal mencopot siswa yang dinilainya bisa menjadi juara.

a�?Di sini kami memiliki kelas Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diberikan pembinaan khusus,a�? akunya.

Apa yang didapatkan siswa ini bisa menjadi lecutan untuk meraih prestasi lebih banyak lagi. Terutama dalam skala nasional yang sampai saat ini belum bisa meraih juara dalam bidang matematika.

a�?Kami akan terus tingkatkan prestasi, terutama dalam bidang matematika,a�? tuturnya.

Kepala MAN 2 Model Mataram H Mahrup menuturkan, prestasi diraih siswa ini merupakan upaya madrasah yang telah memberikan pembinaan sejak mulai masuk.

Awal tahun ajaran baru, kelas X yang memiliki potensi dalam bidang akademik disaring untuk mengikuti kelas KSM untuk diberikan pembinaan. a�?Kami siapkan anggaran ratusan juta untuk pembinaan ini,a�? ujarnya.

Sementara Rina Juhara tak menyangka akan menjadi juara pada lomba tersebut. a�?Masuk semifinal sebenarnya sudah bangga. Saya tidak nyangka jadi juara pertama,a�? celetuk siswi asal Seganteng Cakranegara ini.

a�?Persiapan untuk ikut lomba tidak ada. Hanya saja kita sudah terbiasa dengan pembinaan meski tak ada lomba,a�? ungkap siswa yang masih duduk dibangku kelas XII ini. (jay/r9/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *