Ketik disini

Headline Metropolis

Bongkar Pak…Bongkar!

Bagikan

MATARAMA�– Beberapa pengusaha yang ada di Mataram memiliki kebiasaan suka melanggar aturan. Hal ini yang membuat pemerintah Kota Mataram cukup kelimpungan.

Diantara mereka, ada yang nekat membuka usaha lebih dulu tanpa mengurus izin. Bahkan, ada yang membangun usaha di luar ketentuan izin yang diberikan.

Terkait hal ini, Dinas Tata Kota, Kota Mataram dalam waktu dekat akan mengambil tindakan tegas. a�?Dalam dua bulan ke depan akan kami tindak tegas. Kami saat ini telah membentuk tim dari aparat TNI-POLRI, Sat POL PP, Kejaksaaan Dinas PU dan beberapa pihak terkait menindak pelanggar tata ruang dan izin yang ada di Kota Mataram,a�? kata HL Junaidi, Kepala Dinas Tata Kota, Kota Mataram.

Junaidi menyangkan para pengusaha di Kota Mataram tidak menaati aturan. Karena hal inilah yang membuat maraknya pelanggaran terhadap Perda RTRW yang sudah ada.

Belum lama ini, ia juga menuturkan telah melakukan pembongkaran bangunan milik salah seorang pengusaha di Jalan Bung Karno. Pengusaha ini dikatakannya membangun sekat di sempadan jalan yang berfungsi sebagai lahan parkir.

a�?Kami tegaskan, penertiban nantinya tidak pandang bulu. Kami tidak peduli siapa pun orang yang ada di belakangnya. Kalau dia memang melanggar, aturan pasti kami tindak,a�? ancamnya.

Ini sekaligus sebagai warning bagi para pengusaha yang merasa belum memiliki izin atau melanggar aturan.

Saat ini masih banyak usaha di Kota Mataram yang beroperasi tanpa izin. Mulai dari usaha kuliner rumah makan, lesehan, hingga beberapa usaha kafe bahkan pembangunan hotel diduga banyak yang melanggar aturan. Untuk itu, nantinya kalau ada hotel yang melanggar aturan, Junaidi menegaskan akan segera mencabut izinnya jika melanggar ketentuan.

a�?Pasti itu, akan kami tertibkan. Kalau dia tidak bongkar sendiri, kami yang akan bongkar paksa,a�? tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BPMP2T Kota Mataram Cokorda Sudira menjelaskan pengusaha harus mengantongi izin terlebih dahulu sebelum membuka usahanya. Namun, banyak pengusaha yang memilih membuka usaha terlebih dahulu baru mengurus izin. Pola seperti ini dianggap sangat keliru dan bertentangan dengan aturan.

a�?Pengurusan izin kan sekarang sudah sangat kami permudah. Makanya kami imbau semua pengusaha mengurus izin dulu baru memulai usahanya,a�? katanya. (ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys