Ketik disini

Headline Praya

Ngutang Kok Bangga?

Bagikan

PRAYA-Berhutang di Pusat Investasi Pemerintah (PIP), ternyata menjadi kebanggaan tersendiri, bagi Pemkab Lombok Tengah (Loteng). Mereka menganggap, tidak mudah mendapatkan pinjaman ke perusahaan milik negara tersebut.

a�?Di kabupaten/kota lain di NTB saja, ada yang ditolak. Karena, tidak memenuhi syarat. Salah satunya, Lombok Barat (Lobar),a�? kata Asisten III Setda Loteng Nursiah, kemarin.

Dokumen yang diajukan, kata Nursiah diverifikasi sedemikan rupa. Khususnya lagi, rasio anggaran yang tersedia di APBD. Predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), yang diberikan BPK RI ke Lotengdianggap menjadi salah satu pendorong bagi PIP memberi pinjaman.

a�?Jadi, tidak gampang,a�? katanya.

Menurutnya, jika Pemkab memaksakan diri menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan kabupaten, sepanjang 258,8 kilometer (km) saja, maka membutuhkan waktu lima atau enam tahun kedepan, baru bisa rampung. Belum berbicara pemeliharaan dan sebagainya.

Termasuk, kata Nursiah pembenahan bangunan dan layanan kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Praya serta pasar tradisional.

a�?Kita ingin, rumah sakit yang kita miliki itu naik tipe, paling tidak tipe B. Syukurnya lagi, tipe. Namun, konsekuensinya adalah, pembenahan fisik,a�? ujarnya.

Dia menekankan, pinjaman ke PIP itu bukan untuk renovasi atau perbaikan. Melainkan, pembangunan dari nol.

a�?Alhamdulillah, memang kita ditawar kembali, untuk mengajukan pinjaman. Nilainya sebesar Rp 500 miliar,a�? sambung Bupati HM Suhaili FT.

Dana itu, kata Suhaili akan digunakan untuk melaksanakan program pembangunan fisik, yang sifatnya investasi jangka panjang. Bukan yang lain seperti, untuk membangun kantor bupati, dinas atau instansi terkait. a�?Sembari menunggu pinjaman PIP, kami di Komisi III sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk renovasi pasar,a�? kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Loteng M Tauhid, terpisah.

Anggaran itu, terang politisi Gerindra tersebut dikelola langsung oleh Dinas Koperasi, Perindusterian dan Perdagangan. Pasar yang direnovasi meliputi, pasar Jelojok Kopang, Pasar Sengkol Pujut dan Pasar Renteng Praya. a�?Termasuk, kita gelontorkan pula dana untuk penataan terminal Renteng,a�? bebernya.

Terhadap beberapa item pembangunan itu, pihaknya berharap agar dana pinjaman PIP, digunakan untuk kebutuhan yang belum tersentuh. Salah satunya adalah, RSUD Praya. a�?Satu tujuan dari itu semua yaitu, kesejahteraan masyarakat. Itu saja,a�? tambahnya. (dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys