Ketik disini

Metropolis

Pak Makmur Absen di Hari Pertama

Bagikan

MATARAM a�� Makmur Said kini resmi menjadi pegawai pemerintah provinsi (Pemprov). Sayangnya, di hari pertamanya bekerja sebagai staff di Bappeda NTB,A� mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram itu tak terlihat hadir.

a�?Dia tidak masuk kerja hari ini (kemarin),a�? kata Kepala Bappeda NTB Chairul Mahsul, kemarinA�(2/5).

Pria yang akrab disapa CM ini menjelaskan, Makmur sudah mengirimkan SMS berisikan permohonan izin untuk tidak masuk kerja. Namun, dalam SMS itu tidak disebutkan berapa lama sang Mantan Sekda Kota Mataram berencana tak masuk kantor.

a�?Dia sudah izin. Izinnya tertulis melalui SMS tadi pagi,a�? terang CM.

Melalui pesan singkat itu, lanjut CM, Makmur beralasan tak masuk kerja karena masih harus menyelesaikan urusan administrasi sebagai Sekda Kota Mataram. a�?Minta izin untuk menyelesaikan urusan administrasi. Ya kita maklumi banyak hal yang perlu dia tandatangani selama jabatan sekda itu,a�? jelasnya.

Namun, CM mengingatkan, izin itu sendiri diberikan tentu memiliki batasan. Apalagi, izin hanya melalui SMS. Ia yakin, sebagai mantan Sekda Kota Mataram, Makmur tentu sangat paham akan aturan mengenai ASN tersebut dan akan mematuhi aturan tentang kedisiplinan PNS.

a�?Ya mungkin sehari dua hari dia izinnya. Pak Makmur juga pasti paham aturan soal disiplin PNS. Beliau pahamlah dia kan mantan Sekda. Pasti paham soal aturan ASN,a�? kata CM.

Dijelaskan, Makmur sendiri dimutasi ke Pemprov NTB tanpa membawa jabatan. Ia menjadi staff biasa di Bappeda NTB. Namun, CM mengaku belum menentukan di bidang apa Makmur akan ditempatkan.

a�?Dia staff biasa tapi belum ditentukan di mana. Di SK nya hanya staff biasa. Nanti kalau sudah masuk baru kita bicarakan kira-kira di mana,a�? lanjutnya.

Diketahui, mutasi Makmur dari Sekda Kota Mataram ke pegawai Pemprov NTB berawal dari usulan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh sendiri, kemudian usulan itu pun disetujui oleh Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi.

Pertimbangan mutasi Makmur ke Pemprov sendiri dikarenakan yang bersangkutan sudah menjabat sebagai Sekda Kota Mataram selama 10 tahun. Mengacu pada amanah Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 tahun 2014, lama jabatan itu sudah melebihi waktu maksimal yakni lima tahun. (uki/r6)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys