Ketik disini

Kriminal

Lawan Kapolda, Pecatan Polisi Keok

Bagikan

MATARAM – Briptu Wawan Suherman menggugat Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono. Pecatan polri ini memperkarakan surat Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Mataram.

Hasilnya, Hakim PTUN Mataram menolak seluruh gugatan Briptu Wawan. Selain itu, hakim mengamini langkah kapolda menerbitkan PTDH bagi penggugat.

”Putusan PTDH dari kapolda memang digugat Briptu Wawan Suherman. Tapi kami menang,” kata Kabidkum Polda NTB AKBP Yulianus Yulianto kepada Lombok Post, kemarin (3/5).

Ia mengaku, proses sidangnya memakan waktu sekitar tiga bulan. Pekan lalu, gugatan itu diputuskan.

”Apa yang dilakukan Pak Kapolda dengan menerbitkan PTDH sudah sesuai prosedur,” tegas dia.

Diketahui, Kapolda  digugatkarena surat pemecatan tahun 2015. Wawan yang sebelumnya bertugas di Polres Sumbawa tidak terima di PTDH.

”Sekarang putusannya sudah inkrah,” ungkap mantan Kapolres Lombok Barat ini.

Briptu Wawan ini dipecat lantaran melakukan sejumlah pelanggaran. Selama bertugas di Polres Sumbawa, dia kerap meninggalkan tugas.

Pelanggaran lain, Birptu Wawan ini diduga menganiaya tahanan. Selain itu, ia dinyatakan positif mengkonsumsi ampethamine atau narkoba jenis sabu. Terakhir, ia meninggalkan tugas tanpa keterangan alias disersi. (jlo/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *