Ketik disini

Headline Politika

Empat Anggota Dewan Kabur

Bagikan

MATARAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB memeriksa urine 43 anggota DPRD NTB yang ikut rapat paripurna pada Rabu (4/5). Tes urine berlangsung saat sidang paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin itu sedang berjalan.

Satu-persatu anggota DPRD NTB yang dimulai dari pimpinan keluar dari ruang sidang menuju toilet. Saat yang sama, tiga orang petugas BNNP NTB menunggu dan menyerahkan tabung untuk tempat urine. Mereka pun dikawal sedemikian rupa bahkan hingga dalam toilet. Tidak terkecuali Ketua DPRD NTB Umar Said pun mengikuti proses yang ditetapkan BNNP.

Kepada wartawan Umar Said mengatakan, ini merupakan komitmen DPRD NTB untuk ikut memberantas peredaran narkoba. a�?Kami sepakat untuk memerangi peredaran narkoba,a�? kata Umar Said kepada wartawan.

Dikatakan, tes urine tersebut sebagai salah satu upaya menunjukkan komitmen wakil rakyat. Apalagi selama ini kerap muncul keragu-raguan terhadap anggota DPRD NTB menyangkut penggunaan narkoba.

Menurut Umar, pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pengguna narkoba. Terlebih dilakukan oleh wakil rakyat.

Dia optimis, dari 63 anggota DPRD NTB, tidak seorang pun yang menggunakan narkoba. Meski begitu, dari 43 orang yang dites narkoba, empat diantaranya belum dites urine. Saat tes urine berlangsung, beberapa anggota DPRD NTB ada yang keluar ruangan tanpa sepengetahuan petugas.

Menyikapi hal itu, Umar menegaskan, pihaknya tetap mendorong agar seluruh wakil rakyat di DPRD NTB untuk tes urine. Lagipula, hasilnya bisa langsung diketahui begitu tes urine selesai dilaksanakan.

Apa yang disampaikan Umar Said itu berbeda dari kenyataannya.

Saat tes urine berlangsung di Fraksi Demokrat, media bisa langsung mengetahui hasil resminya. Bahkan, saat itu petugas BNN NTB langsung mengumumkan hasil tes urine yang menyatakan seluruh anggota Fraksi Demokrat DPRD NTB dan DPRD Kota Mataram bebas narkoba.

Berbeda dengan tes urine kali ini, BNNP NTB tidak mengumumkan hasilnya kepada media. Kabid pemberantasan BNNP NTB AKBP Bunawar mengatakan, hasil tes urine tersebut akan disampaikan kepada pimpinan dewan. a�?Karena banyak sehingga masih diproses dan hasilnya disampaikan kepada pimpinan DPRD NTB,a�? tandasnya Bunawar.

Dikatakan, dari 43 orang yang absen, masih tersisa empat orang yang belum melakukan tes urine. Sedangkan delapan orang merupakan anggota Fraksi Demokrat yang terlebih dulu menggelar tes urine. Artinya, saat itu hanya 31 anggota DPRD NTB yang mengikuti test urine tersebut.

Sementara itu, anggota Fraksi PKB Lalu Pelita Putra mengaku terkejut begitu mengetahui ada tes urine oleh BNNP NTB. Meski begitu, dia tetap mengikuti prosedur dengan memberikan urinenya kepada petugas.

Menurut dia, tes urine itu penting bagi anggota legislatif. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi menduga-duga terhadap para wakil rakyat. a�?Ya saya terkejut karena kok ada petugas yang mau ambil urine, sebelumnya memang saya tidak tahu ini kok ada yang tiba-tiba,a�? tegas dia. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *